fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Pembangunan RPH Tamangapa Rampung, Oktober Bisa Digunakan

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Tahap pertama pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) Tamangapa selesai. Rencananya bulan Oktober 2020 nanti, bangunan RPH Modern sudah bisa digunakan.

Hal itu dibahas dalam rapat terkait perkembangan pembangunan RPH di Kantor Gubernur Sulsel, Senin (24/8)2020.

Pertemuan ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Diikuti Asisten II Pemprov Sulsel, Asisten II Pemkot Makassar, TGUPP, Kepala OPD terkait lingkup Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sulsel, Abdul Azis menyampaikan, modernisasi RPH ini merupakan salah satu program strategis Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

Baca juga:  Jangan Asal Minum Antibiotik, Ini Bahayanya

Program tersebut demi meningkatkan kualitas daging hasil pemotongan, serta kapasitas potong ternak.

Progres pembangunan saat ini mencapai 55 persen. selesai bulan Oktober.

ADVERTISEMENT

“Dalam aspek penganggaran, kita rancang sampai tiga tahun, karena diperlukan anggaran yang besar. Demi mengharapkan konsumsi daging kita adalah masyarakat Sulsel sendiri,” ujarnya.

Ia juga melaporkan kendala dalam pembangunan RPH. Dalam perencanaan, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) berada jauh dari lokasi.
Namun karena pandemi Covid-19, sehingga IPAL dimajukan.

“Mudah-mudahan tidak mengganggu bau yang ada di lokasi,” katanya.

ADVERTISEMENT

Modernisasi RPH ini, dirancang berstandar ASUH. Yakni Aman, Sehat, Utuh dan Halal. Hal ini untuk menjamin kesehatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat dalam mengkonsumsi daging ternak di Sulsel.

Baca juga:  YLKI Minta Harga Tes PCR Diaudit

Mengelola RPH secara profesional memiliki nilai komersil, efesien dan efektif dengan konsep RPH modern dan sertifikasi halal.

Harapan Wagub Sulsel

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman berharap, modernisasi RPH ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.

“Yang penting, saya mau tahu pengelolaan harus profesional dan lebih baik lagi. Termanfaatkan apa yang dibangun untuk masyarakat,” tegasnya.

Orang nomor dua di Sulsel ini pun meminta agar yang dikerjakan ini efektif dan sesuai dengan keinginan yang direncanakan.

Baca juga:  Gubernur Sulsel dan Taufan Pawe Sepakat Tunda Perayaaan Hari Jadi Parepare

“Untuk tahap pembebasan lahan, kita perlu pendekatan dan komunikasi yang baik. Dan pendekatan peternakan perlu diuji, duduk bersama untuk menyamakan persepsi bersama,” pungkasnya.

Wagub Sulsel berharap, untuk pembangunan tahap kedua (2021) anggaran direncanakan Rp39 Miliar.

Ia pun berharap, adanya aturan untuk penjual daging yang akan masuk di RPH. Hal itu dilakukan agar masyarakat mentaati dan menjaga kualitas sesuai yang diharapkan.

“Perwali (dibuat), baru kita bikin sosialisasi Perwali. Baru kita buka pendaftaran yang ingin masuk ke dalam,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Honda Resmikan Dealer Mobil Bekas Bersertifikasinya KMG Certified Used Car

PT Honda Prospect Motor memperluas jaringan dealer mobil bekas Honda bersertifikasi pertama di Pulau Sulawesi
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT