No menu items!

Pemilu 2024, KPU Usulkan Dua Opsi Soal Masa Jabatan Komisioner

Promo

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) sementara mengusulkan dua opsi terkait masa jabatan komisinernya yang segera berakhir.

Kedua opsi tersebut adalah diperpendek masa jabatannya atau diperpanjang hingga pelaksanaan Pilkada serentak pada 2024 mendatang.

Divisi Data dan Informasi KPU Sulsel, Uslimin, mengatakan masa jabatan anggota KPU kabupaten/kota belum seragam. Sehingga KPU pusat mengusulkan dua ide tersebut.

“Memang ada ide dan usulan untuk KPU yang periodenya akan segera berakhir. Ada ide diperpanjang atau diperpendek,” ujarnya Uslimin saat ditemui di kantor KPU Sulsel, Sabtu (5/6/2021).

Baca juga:  5 Konsekuensi Jika Memblokir Kontak di WhatsApp

Ia menambahkan, jika masa jabatan komisioner diperpendek maka mau tidak mau seleksi nya dilakukan setelah KPU RI terpilih pada tahun 2022. Hal ini dengan memperkirakan persiapan pelaksanaan Pileg, Pilpres, dan Pilkada serentak di tahun 2024.

“Artinya, di kabupaten/kota dan provinsi kemungkinannya dipercepat, atau diperpanjang sampai pemilu (2024),” jelas Uslimin.

Uslimin mengatakan terkait masa jabatan komisioner tersebut masih menunggu keputusan KPU RI, karena dua opsi tersebut masih berupa wacana.

Baca juga:  Haji 2021 Dibatalkan, 59 Jemaah Ajukan Pengembalian Setoran Pelunasan

“Yang mana yang disepakati, itu kita belum tau, karena ini baru diidekan dan belum diputuskan,” lanjutnya.

Sementara itu, berdasarkan kesepakatan antara Kolomisi ll DPR bersama pemerintah dan penyelenggara pemilu, terdiri dari Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.

Pemilihan umum (pemilu) Presiden dan legislatif akan diselenggarakan pada 28 Februari 2024.

Sementara, pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak dilakukan pada 27 November 2024.

Uslimin mengatakan, hasil keputusan ini masih bersifat sementara berdasarkan hasil rapat pendahuluan bersama antara DPRD, pemerintah dan penyelenggara.

Baca juga:  Gugatan Demokrat Versi KLB Soal AD/ART Dinyatakan Gugur oleh Pengadilan

“Itu memang disepakati empat hal, salah satunya jadwal Pemilu dan jadwal Pemilihan 2024 itu sudah disepakali. Pemilu pada tanggal 28 Februari dan pemilihan (Pilkada) pada 20 November 2024,” ujarnya.

“Setelah ini KPU masih menyusun dan kemudian akan dibahas di rapat pleno baru kemudian menjadi keputusan KPU, kemudian diajukan ke DPR untuk tertuang di dalam PKPU tahapan,” jelasnya.

Dalam keputusan tersebut juga disebutkan bahwa masa persiapan tahapan pemilu yakni 25 bulan sebelum hari pencoblosan.

Baca juga:  5 Konsekuensi Jika Memblokir Kontak di WhatsApp

“Ini harus diketuk palu di DPR paling tidak dalam rapat dengar pendapat atau rapat kerja,” tutup Uslimin.

Baca berikutnya: KPU Bakal Luncurkan Aplikasi SiTPS Pilkada 2024

Terkini

Mal Hingga Cafe di Makassar Wajib Tutup Jam 8 Malam

Aktivitas usaha di Kota Makassar sebelumnya dibatasi hingga pukul 22.00 wita, kini hanya sampai pukul 20.00 wita.

Populer

Berita Terkait