Selasa, 19 Januari 2021
No menu items!

Pemprov Lakukan Recovery Kanal CPI

Headline

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Data Basarnas: 45 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Data Basarnas Mamuju mencatat, 45 orang meninggal dunia, akibat gempa susulan yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan akhirnya bisa menebus kanal selatan Center Point of Indonesia (CPI), setelah melalui perjuangan dan proses yang panjang.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, Ini artinya, akan memperlancar sirkulasi air di losari dan merecovery masalah lingkungan yang terjadi disekitaran pantai Losari.

“Alhamdulillah perjuangan yang panjang hari ini membuahkan hasil,” kata Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah saat melakukan ceremony penembusan kanal di CPI, Senin (11/01/2021).

Untuk itu, Nurdin mengapreasi, kerja keras dan kolaborasi yang ada Forkopimda, Pemerintah Kota dan pemilik lahan yang menghimbahkan lahannya seperti, PT Passokorang, PT GMTDC (Lippo Group), ahli waris Hajja Najamiah.

“Alhamdulillah berkat kerjasama kita semua sehingga semu pemilik lahan memberikan lahannya untuk dijadikan kanal,” ucap Nurdin.

Nurdin berharap, dengan keberasaan kanal tersebut sirkulasi air di Makassar, terutama sekitar kawasan Losari bisa semakin sehat, sehingga masyarakat juga akan semakin menyukai dan betah berkunjung ke Losari.

Sementara, Kepala Dinas PUPR Sulsel, Rudy Djamaluddin menambahkan, penembusan kanal tersebut sudah sesuai dengan Perda Kota Makassar.


Pelaksanaannya sudah sudah dimulai sejak tahun 2019 oleh KSO Citraland Yasmin sepanjang 500 meter dan dirampungkan di tahun 2020 dengan panjang kurang lebih 530 meter.

Pengerjaan lahan dimulai pada 8 Desember 2019 setelah didahului dengan berbagai pertemuan-pertemuan termasuk dengan pemilik lahan.

“Alhamdulillah pemilik lahan memberikan lahan untuk digunakan oleh masyarakat umum dalam hal ini penerusan kanal. Untuk itu kita berterima kasih pula pada pemilik lahan yang telah rela memberikan tanah dalam bentuk hibah kepada pemerintah provinsi Sulsel dalam hal ini,” ujar Rudy.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Berita Terkait