fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Pemprov Sulsel Usung Konsep Ekonomi Biru di 2024, Begini Maksudnya

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengusung konsep pembangunan ekonomi biru di 2024, tahun ini. Hal ini bertujuan untuk mewujudkan Provinsi Sulsel yang mandiri, maju, dan berkelanjutan. Penjabat Gubernur Sulsel Bahtiar Baharuddin menerangkan maksud konsep tersebut. 

Bahtiar mengungkapkan, Provinsi Sulsel merupakan daerah yang dinamis dan kondusif untuk pengembangan dunia investasi. Terutama yang berkaitan dengan sektor potensial yakni kelautan-perikanan, pertanian-perkebunan, sektor peternakan dan sektor energi. 

Hal itu sejalan dengan konsep sustainability (keberlanjutan), iklusifitas, serta mendukung kelestarian lingkungan sebagaimana konsep yang diusung baik oleh Blue Economy maupun Green Economy. Isu inilah yang menjadi pemantik sehingga ekonomi biru diterapkan. 

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Pemkot Makassar Raih Penghargaan HAKLI Inovasi Kesehatan Lingkungan

“Ekonomi biru menjadi isu penting belakangan ini karena lautan yang sehat menyediakan pekerjaan dan makanan, menopang pertumbuhan ekonomi, mengatur iklim, dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.  Inilah yang menjadi arah ekonomi baru Sulsel,” jelas Bahtiar dilansir dari laman resmi Pemprov Sulsel, Kamis, 11 Januari 2024.

Bahtiar juga telah membahasnya dalam forum Pertemuan Antara Pengusaha, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan Pemerintah Daerah se-Sulsel Tahun 2024. Ia menyampaikan, Sulsel yang dalam sejarahnya bukan hanya pintu Indonesia timur saat ini, tetapi ratusan tahun lalu daerah ini pintu perdagangan dunia. 

Baca juga:  PLN Temui Danny Pomanto, Minta Maaf Soal Pemadaman Bergilir di Makassar

Sehingga perlu dibangkitkan. Berdasarkan hal tersebut, saat ini sedang disusun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Sulsel, yakni 2024-2045. Pemprov dan kabupaten/kota, juga hendaknya membangun pembangunan daerah provinsi dan kabupaten/kota masing-masing. 

ADVERTISEMENT

Ini menurutnya sebagai sub-sistem pembangunan nasional Indonesia, sekaligus sebagai subsistem pembangunan dunia. “Kami yakini, Sulsel tidaklah satu ekosistem sendiri, tetapi saling berkaitan dengan pulau lainnya, termasuk di Pulau Sulawesi, Maluku dan Papua,” imbuhnya.

Baca juga:  Skema Gajian Hingga TPP ASN Pemprov Sulsel Berubah, Pj Gubernur Prof Zudan Ungkap Alasannya

Dalam forum itu juga dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara Pemprov Sulsel dengan Pemkab Enrekang, Bone, Wajo, Sidrap dan Soppeng. Serta, penandatanganan Nota Kesepahaman antara PT Sulsel Citra Indonesia dengan PT Prisma Pusaka Artha Raya tentang Rencana Kerjasama Penyediaan Air Bersih di Sulsel.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Perjuangan Berat Timnas Menanti di Putaran Ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Secara peringkat dunia perjuangan Indonesia memang berat untuk bisa langsung lolos dari babak ketiga karena bercokol dengan sejumlah negara kuat Asia.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT