Kamis, Januari 28, 2021

Penataan Bangunan Dinilai Sembrawut, DPRD Segera Bahas Ranperda

Layar Tips

Tanaman Hias Ini Bisa Jadi Pewangi Alami di Rumah

Tanaman hias ini bukan hanya mempercantik, juga bisa menjadi pewangi alami di dalam rumah.

5 Kesalahan Umum Merawat Tanaman Hias

Memelihara tanaman hias tidak bisa sembarangan. Nah, berikut kesalahan umum dalam merawat tanaman hias...

Ini Tips Terhindar Kanker Prostat, Salah Satunya Bercinta

Kanker prostat menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengancam pria. Gejalanya seperti rasa nyeri saat buang air kecil.

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Komisi C DPRD Makassar menyoroti penataan tata ruang dan bangunan di Kota Makassar yang masih semrawut, akibat tidak adanya regulasi yang mengatur penataannya.

Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar, Andi Suharmika 
mengatakan, pihaknya telah berencana untuk membahas
Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Bangunan Gedung di tahun ini,  dan ditargetkan rampung pada Parsial I atau II.

“Kenapa Perda bangunan gedung kita inisiasi, karena ini penting untuk segera dibuatkan regulasi. Di Makassar 3 khususnya, ini hampir mirip kota yang maju di Indonesia gedung tinggi semua, hotel dan sebagainya, tapi regulasi belum ada,” ujarnya, Sabtu (02/01/2021).

Legislator dari Fraksi Partai Golkar ini mengatakan, Pemkot perlu menyediakan standar khusus yang lebih adaktif terhadap kebutuhan di Kota Makassar. Sehingga, benar-benar layak baik dari sisi tata letak gedung maupun keselamatan di dalamnya.

“Inikan belum ada makanya kita inisiasi, contoh saja, safety bangunan gedung, hal-hal seperti misalnya Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Berapa tinggi lantai maksimal ke atas, ruang khususnya ini yang perlu diatur,” katanya.

Baca Juga:

Suharmika mengatakan, hal ini akan mengatur penataan kota Makassar untuk jangka panjang. Sehingga harus secepatnya rampung.

Terintegritas

Terpisah, Sekretaris Komisi C, Fasruddin Rusli mengatakan, Ranperda tersebut nantinya akan terintegrasi dengan Ranperda lanjutan 2020, tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan Peraturan Zonasi Tahun 2017-2036. Di mana saat ini juga telah disahkan untuk masuk pembahasan di 2021.

Ranperda tersebut mengatur wilayah zonasi Kota Makassar secara spesifik. Kemudian membagi kawasan khusus untuk beberapa kategori

“Jadi kalau ada ini (Ranperda Gedung) akan berhubungan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), ini ada penentuan zona, jadi kalau sudah ditentukan zonanya Perda Gedung ini yang mengatur tentang pembangunan dan regulasi untuk pembangunan gedung,” katanya.

Ia mencontohkan pada awasan Industri. Gedung yang dibangun sesuai Ranperda Bangunan Gedung akan benar-benar difungsikan untuk industri.

“Kan memang sudah ada detailnya itu karena naskah akademiknya (Ranperda RDTR) sudah ada, di situ sudah ada tercantum untuk daerah ini misalnya untuk ini, tapi belum dibahas kan,” jelas Acil sapaan akrabnya.

Ranperda Bangunan Gedung, lanjut Acil harus terintegrasi dengan Ranperda RDTR. Sehingga, penyelesaian dipastikan menunggu Ranperda RDTR disahkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Besok, DPRD Gelar Paripurna Penetapan Wali Kota Makassar

Besok, DPRD akan menggelar rapat paripurna terkait Pengumuman Penetapan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar

Layar Populer

Layar Terkait