fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Pencarian 2 Korban Tertimbun Longsor di Tana Toraja Pakai Drone, Begini Pertimbangannya

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Tana Toraja – Tim SAR gabungan masih terus memaksimalkan pencarian dua korban tertimbun material longsor di Kabupaten Tana Toraja. Petugas pertolongan menggunakan drone mencari tanda-tanda keberadaan dua korban yang hingga kini belum ditemukan. 

Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mexianus Bekabel mengatakan, hal ini diakibatkan karena terputusnya akses jalan menuju ke lokasi longsor. Dan alat beratpun terkendala saat memasuki wilayah yang terkena longsor. Drone digunakan untuk pengamatan jarak jauh. 

“Drone akan diterbangkan pagi ini untuk melakukan pengamatan mengenai wilayah terjadinya longsor. Sehingga tim SAR yang melaksanakan tugas pencarian dapat memantau kondisi tanah longsor,” kata Mexianus dalam keterangan tertulisnya kepada jurnalis, Senin, 15 April 2024.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Basarnas Makassar Gelar Siaga Khusus Merah Putih

Terputusnya jalan di wilayah Makale Selatan, Tana Toraja, akibat terjadinya longsor membuat tim SAR gabungan berjalan kaki untuk melakukan pencarian terhadap dua orang yang masih tertimbun longsor. Longsor yang terjadi pada Sabtu, 13 April 2024 malam.

Peristiwa itu menelan 18 korban jiwa, 14 orang ditemukan meninggal dunia di Desa Palangka (Pango-pango), Tana Toraja dan dua orang masih dalam pencarian. Sementara empat orang meninggal dunia di daerah Lembang Randan Batu.

Baca juga:  Sederet Pesan Menyejukkan Menggema di Haul ke-18 Puang Ramma

“Dengan sulitnya medan pencarian, pagi ini (Senin) tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan berjalan kaki di wilayah longsor di Desa Palangka (Pango-pango), Tana Toraja,” ungkap Mexianus Bekabel.

ADVERTISEMENT

Sebanyak 116 orang dari Basarnas, Kodim 1414 Toraja, BPBD Tana Toraja, Balai Kehutanan, Polres Tana Toraja, SAR Brimob, K9 Polda Sulsel dan masyarakat sekitar melaksanakan pencarian terhadap korban longsor.

Adapun nama-nama korban meninggal dunia di Desa Palangka (Pango-Pango), Tana Toraja:

  1. Dala (L 40 thn)
  2. Bertha Bine (P 35 thn)
  3. Putri ( P 5 thn)
  4. Reno (L 2 thn)
  5. Wiris(Dado) (L 6 thn)
  6. Marcel Oda (L 16 thn)
  7. Agustinus Bongga (L 20 thn)
  8. Mala’ (L 60 thn)
  9. Baru ( L 40 thn)
  10. Endi (L 15 thn)
  11. Matius Kottong (L 35 thn)
  12. Aco (L 37 thn)
  13. Mase’ (L 38 thn)
  14. Jimmy (L 27 thn)
Baca juga:  Pentingnya Menumbuhkan Budaya Literasi Anak, Simak 13 Cara Sederhananya

Dalam pencarian 

ADVERTISEMENT
  1. Gea (P 3 thn)
  2. Safia (P 43thn)

Sementara korban meninggal di Lembang Randan Batu : 

  1. Indo Luka
  2. Ambe Dian
  3. Karopa
  4. Luarang.
ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Paham Blind Spot, Asmo Sulsel Ajak Pengendara Motor Hindari Kecelakaan

Pengendara sepeda motor harus memiliki pemahaman yang baik terkait blind spot atau titik buta saat berkendara
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT