fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Pengamat Harap Polisi Cari Dalang Penyebar Hoax UU Omnibus Law

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Pengamat Pemerintahan dari Universitas Patria Artha (UPA) Makassar, Dr Bastian Lubis menilai, ada dalang yang menyebarluaskan informasi hoax terkait UU Omnibus Law di media sosial.

Akibat informasi hoax, mengakibatkan terjadinya protes dari masyarakat berujung aksi unjuk rasa.

Ia berharap polisi segera mengusut tuntas dalang penyebar informasi hoax tersebut.

ADVERTISEMENT

“Polisi harus cari tahu siapa tokoh yang menghasut para demostran tersebut,” tukasnya.

Pengunjuk rasa yang sebagian besar dari mahasiswa itu diyakini terhasut oleh informasi bohong yang menyesatkan publik.

Baca juga:  Kepala Pasar Kalimbu Apresiasi Bank Sampah

“Diinfokan saja apa yang menjadi keberatan dari para pendemo agar ketahuan apa yang menjadi alasannya, atau baca aturannya, jangan hanya sebatas terhasut,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut Bastian Lubis mengatakan, UU Omnibus Law tidak mencederai masyarakat bawah.

UU ini tidak seperti yang disangkakan oleh masyarakat. Justru UU ini untuk menyederhanakan regulasi dan aturan yang ada, yang dinilai terlalu banyak.

Baca juga:  LPPM Universitas Cokroaminoto Gelar FGD Pengentasan Kemiskinan di Jeneponto

UU Omnibus Law akan menghimpun 76 Undang-undang dari 1.503 pasal menjadi 1 UU dengan 186 pasal.

ADVERTISEMENT

“Setelah saya baca dan cermati dari 15 Bab 186 pasal dan 905 halaman, pada prinsipnya saya setuju dengan beberapa catatan, tentunya. UU Omnibus Law ini untuk merangkum UU yang begitu banyak untuk dihimpun dari 76 Undang-undang dan 1.503 pasal menjadi 1 UU dengan 186 pasal,” ujar Rektor UPA ini saat dihubungi Layar.news, Jumat (9/10)2020.

Baca juga:  F8 Makassar Masuk Top 10 KEN Kemenparekraf, Ini Keunggulannya

Sementara itu, Wakil Komisi B DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso meminta agar masyarakat tidak mudah untuk terprovokasi terkait poin-poin yang ada dalam UU Cipta Kerja.

Masyarakat perlu menelaah dengan utuh isi dari UU omnibus law.

“Perlu kita menelaah dengan baik jangan sampai kena hoax yang beredar, perlu mendalami apa sebenarnya isi daripada undang-undang itu,” terang Ketua Fraksi PKS DPRD Makassar ini.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Peringatan Waspada Sarang Buaya Dekat Pemukiman Warga di Makassar

Otoritas terkait telah memasang papan imbauan, waspada buaya dekat pemukiman warga di sekitar Sungai Tallo, Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT