fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Pengamat Nilai Aksi Demo Kader AMPG hanya Buat Gaduh

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Tiga hari terakhir terjadi polemik di partai golkar Sulsel hingga aksi penutupan kantor DPD I Partai Golkar Sulsel.

Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Makassar, Arqam Azikin menilai, demo yang dilakukan sejumlah kader Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) hanya membuat gaduh suasana dan tidak perlu dilakukan.

“Tidak perlu kerena urusan struktur adalah urusan formatur, kewenangan sepenuhnya diberikan kepada ketua tim formatur dan dibantu oleh anggota formatur,” kata Arqam saat dihubungi, Kamis (27/8)2020.

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut ia mengatakan, demo yang dilakukan tidak ada hubungan dalam penyusunan pengurus malah merusak nama Partai Golkar.

Baca juga:  MHG Peduli dan KNPI Gelar Lomba Video Content di Hari Santri

“Boleh dibantu silahkan sarankan, tetapi pencermatan ketua terpilih dan ketua formatur ditambah oleh DPP Golkar yang harus diikuti dalam mekanisme Partai Golkar atau partai lainnya,” katanya

Diketahui, sejak terpilihnya Ketua DPD I Golkar Sulsel, Taufan Pawe di Musda pada 6 Agustus lalu.

ADVERTISEMENT

Tiga orang formatur menyusun struktur sendiri tanpa izin Taufan Pawe selaku ketua formatur dan perwakilan DPP.

Arqam menerangkan, tidak boleh formatur
menyusun sendiri format tanpa izin dan keikutsertaan ketua formatur dan formatur dari DPP.

Baca juga:  Resep Takjil Buka Puasa: Es Oyen Segar Pelepas Dahaga

“Karena di Partai Golkar sudah jelas penyusunan struktur pengurus ditentukan oleh ketua terpilih dan ketua formatur dan koordinasi arahan dari dewan DPP,” terang Arqam

ADVERTISEMENT

“Jadi, penolakan struktur pengurus yang telah disusun secara etis itu tidak perlu, karena disitu andilnya DPP sebagai intruksi,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel terpilih, Taufan Pawe meminta khususnya kader muda untuk bersikap dewasa dalam menghadapi dinamika politik di internal Golkar.

Baca juga:  Resep Matcha Almond Cookies, Kue Kering untuk Lebaran

“Yakinlah saya bekerja tidak lepas dari prinsip-prinsip dan etika berpolitik Partai Golkar. Kita ada hierarki DPP. Jadi saya bekerja berdasarkan petunjuk-petunjuk DPP,” tegas Taufan Pawe.

Olehnya itu, Wali Kota Parepare ini meminta semua kader Golkar Sulsel bersabar menunggu petunjuk dari DPP dan terbitnya SK kepengurusan DPD Partai Golkar Sulsel periode 2020-2025.

“Saat ini draf SK kepengurusan sudah berada di meja Ketua Umum DPP Golkar. Jadi kita tunggu saja,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Cek di Sini, Jadwal Hingga Daftar Daerah Selenggarakan Pilkada Serentak 2024

Pilkada Serentak 2024 tak lama lagi bakal digelar. Pilkada serentak mencakup pasangan calon gubernur, bupati hingga wali kota.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT