fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Penjabat Direksi Perumda Pasar Minta Prokes di Pasar Diperketat

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Penjabat Direksi Perumda Pasar Makassar, Thamrin Mensa melakukan rapat koordinasi dengan seluruh jajaran Kepala Unit Pasar, Selasa (8/2/2022).

Rapat koordinasi ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Walikota Makassar Nomor 443.01/40/S.Edar/Kesbangpol/II/2022 tertanggal 2 Februari 2022 tentang Perpanjangan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada Masa Covid-19 di Kota Makassar.

Maka dari itu, Thamrin meminta seluruh jajaran Kepala Unit Pasar untuk memperketat protokol kesehatan di semua pasar.

ADVERTISEMENT

Pasalnya, saat ini kasus positif Covid-19 di Kota Makassar terus mengalami kenaikan per harinya.

Baca juga:  Danny Pomanto: Pandemi Ujian bagi Kekuatan Otonomi Daerah

“Kami tekankan agar para kepala unit mengingatkan pentingnya menjalankan protokol kesehatan, sebagaimana surat edaran Wali Kota Makassar. Diimbau kepada pedagang dan pengunjung untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, dan fungsikan tempat cuci tangan sebelum masuk pasar,” ujar Thamrin.

Thamrin mengatakan, pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan pihak PDAM untuk pengisian tandom air yang dipasang di beberapa titik di setiap pasar. Agar masayarakat dapat mencuci tangan sebelum bertransaksi di dalam pasar.

ADVERTISEMENT

“Kita kerjasama dengan pihak PDAM untuk pengisian tandom yang ada di pasar. Untuk penyediaan air bersih,” tambahnya.

Baca juga:  DPRD Makassar Godok Perda Truk di Tahun 2022

Disebutkan dalam Surat Edaran Wali Kota Makassar, bahwa pasar tradisional, pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, pasar loak, pasar burung/unggas, pasar basah, pasar batik, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat, memakai masker, mencuci tangan, hand sanitizer, yang pengaturan teknisnya diatur oleh Pemerintah Daerah.

Tidak lupa diharapkan kepada Kepala Unit agar menjalankan program “Sentuh Hati Pedagang”. Program tersebut diharapkan agar komunikasi dua arah antara pedagang dan Petugas di pasar bisa berjalan baik.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Danny Sebut Menhub Restui Usulan Isolasi Apung di Kapal Pelni

“Selama ini tidak sedikit warga yang mengeluhkan kalau kurangnya komunikasi antar pedagang dan kepala unit. Jadi kita juga himbau agar kepala unit itu mendengarkan keluhan dan menyelesaikan keluhan pedagang. Jadi kanit itu harus sering turun komunikasi dengan pedagang agar kedekatan makin terjaga. Komunikasi juga lancar,” pungkas Thamrin.

Baca berikutnya: Pemkot Makassar Kalah Atas Aset Lahan Sekolah, Bagaimana Nasib Siswanya?

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Di Makassar, Penyuluhan Pencegahan Bahaya Narkoba Sasar Siswa Baru Momen MPLS

LAYAR NEWS, Makassar - Satuan Narkoba, Polrestabes Makassar, menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba dalam momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT