fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Peringatan Dini BMKG: Cuaca Ekstrem di Sulsel Hingga 20 Januari

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Monitoring kondisi dinamika atmosfer terkini menunjukkan indikasi adanya potensi peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan,” bunyi peringatan dini BMKG yang dikutip pada Senin (17/1/2022).

Berdasarkan hal itu, diperkirakan dalam 3 hari kedepan (18 – 20 Januari 2022) hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di 10 daerah di Sulsel. Antara lain:

ADVERTISEMENT
  • Kota Makassar
  • Kota Pare-Pare
  • Kabupaten Soppeng
  • Kabupaten Barru
  • Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep)
  • Kabupaten Maros,
  • Kabupaten Gowa
  • Kabupaten Takalar
  • Kabupaten Jeneponto
  • Kabupaten Kepulauan Selayar
Baca juga:  BMKG Peringatkan Peningkatan Siklon Tropis pada April-Mei dan November-Desember

Selain itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di wilayah:

  • Kabupaten Luwu Utara
  • Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap)
  • Kabupaten Pinrang
  • Kabupaten Bone
  • Kabupaten Sinjai
  • Kabupaten Bulukumba
  • Kabupaten Bantaeng

Selain hujan lebat, potensi angin kencang juga diprediksi terjadi di pesisir barat, selatan, dan timur Sulawesi Selatan.

“Masyarakat dihimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan,” bunyi imbauan BMKG.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  12 Pegawai BMKG Wilayah IV Makassar Positif Covid-19

Akibat cuaca ekstrem tersebut masyarakat pengguna transportasi juga diimbau untuk waspada potensi banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.

“Himbauan kepada masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat/laut/udara agar tetap waspada dan berhati hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi pada 3 hari kedepan (18-20 Januari 2022), Dampak tersebut antara lain potensi banjir, tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang, keterlambatan jadwal penerbangan/pelayaran, dan meluapnya area tambak budidaya,” tambah BMKG.

Baca juga:  BNPB Imbau Waspada Potensi Bencana Hidrometeorologi

Masyarakat diharapkan selalu memperhatikan informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik.

ADVERTISEMENT

Baca berikutnya: Basarnas Temukan 2 Remaja yang Terseret Ombak di Pantai Anging Mammiri

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Di Makassar, Penyuluhan Pencegahan Bahaya Narkoba Sasar Siswa Baru Momen MPLS

LAYAR NEWS, Makassar - Satuan Narkoba, Polrestabes Makassar, menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba dalam momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT