fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Perkuat Keilmuan Kader, PMII STIKES Panrita Husada Bulukumba Gelar SIG

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, BULUKUMBA – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Panrita Husada Bulukumba menggelar kegiatan Sekolah Islam dan Gender (SIG), tujuan memberikan kesadaran akan nilai-nilai keadilan gender terhadap kader PMII.

Kegiatan ini merupakan tahap awal kaderisasi Korps PMII Putri (KOPRI) yang bersifat formal. Adapun acara ini mengusung tema ‘reformis kesetaraan gender dalam perspektif Aswaja’ yang berlangsung pada hari Senin – Sabtu (09-10 September 2022) di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Desa Polewali, Kecamatan Gantarang.

Ketua Komisariat Stikes PH Bulukumba, Wandi, mengemukakan bahwa kegiatan tersebut akan mencetak generasi yang potensial, baik dari segi ilmu pengetahuan maupun keimanannya yang kokoh kepada Allah SWT. Karenanya, perempuan juga harus mampu melihat rambu-rambu perkembangan zaman agar mampu menciptakan progresifitas.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Momen Pesta Rakyat, Danny Pomanto: Jaga Kekompakan dan Persatuan

“Jadi dengan begitu peluang untuk menjadi kader Kopri yang bermartabat sudah terbuka seluas-luasnya untuk mengembangkan karir dan kreatifitasnya.Tinggal bagaimana pola dan metode perempuan untuk mengembangkan itu demi mencapai kesetaraan gender,” kata Wandi saat dihubungi, Rabu (07/09/22).

Lanjutnya, yang disapa akrab Wandi, menyampaikan ketika berbicara soal gender, kita tidak dapat menghilangkan subjeknya karena subjek dari kajian gender sendiri adalah  berlaku pada perempuan dan laki-laki yang saling memahami satu sama lain agar dapat mengembangkan potensi bersama.

Baca juga:  Banjir Rendam 6 Kecamatan di Sidrap, 718 Kepala Keluarga Terdampak

“Saya berharap dengan terlaksananya kegiatan ini mampu mengaplikasikan konsep-konsep tersebut terutama dalam mendorong kaum perempuan untuk berdikari,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Ketua Kopri PMII Cabang Bulukumba, Ainun Nisa, mengatakan bahwa melihat realitas yang terjadi masih banyak diskriminasi antara perempuan dan laki-laki di masyarakat, hal ini disebabkan karena tak memahami esensi dari gender atau keseteraan itu sendiri. Dengan adanya permasalahan tersebut, perlu di carikan  solusi yang kolektif untuk menyelesaikannya yaitu dengan adanya forum SIG.

Baca juga:  Hadiri Apel Siaga GAMKI di Toraja Utara, Gibran Minta Ciptakan Pemilu Damai 

Di sisi lain, menurut Ainun pelatihan ini menjadi peran yang sangat vital dalam pengamalan nilai-nilai gender internal PMII. Maka dari itu kegiatan ini dapat memberikan banefit jangka panjang kepada kader-kader PMII  terhadap esensi gender  itu sendiri

“Yang paling terpenting kader PMII dapat merealisasikannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi landasan dan dasar semangat bagi kader-kader PMII untuk lebih struggle dan produktif dalam melaksanakan serta menjalankan kaderisasi,” harapnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Di Makassar, Penyuluhan Pencegahan Bahaya Narkoba Sasar Siswa Baru Momen MPLS

LAYAR NEWS, Makassar - Satuan Narkoba, Polrestabes Makassar, menggelar penyuluhan tentang bahaya narkoba dalam momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT