fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

PLN Persero Siap Jalankan Listrik 24 Jam di Lae lae

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, MAKASSAR – Jika tak ada aral melintang, PT PLN Persero melakukan launching pemanfaatan listrik pra bayar 24 jam pada 27 Oktober 2022 nanti di Pulau Lae lae, Kelurahan Lae lae, Kecamatan Ujungpandang.

Diketahui, 27 Oktober adalah Hari Listrik Nasional. Ini kado buat warga Lae lae yang berjumlah sekitar 2 ribu jiwa, 400 rumah.

“Saat ini dalam proses persiapan penambahan daya sekaligus sosialisasi kepada warga pengguna listrik di Pulau Lae lae,” kata Syamsuddin Manajer PT PLN ULP Mattoanging dalam rapat koordinasi di ruang kerjanya di PLN ULP Mattoanging, Jl Monginsidi, Kamis (01/09/2022).

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kejaksaan Tetapkan 4 Tersangka Dugaan Korupsi Rehabilitasi Irigasi di Bone, Begini Perannya

Pihaknya mengharapkan agar sosialisasi dilaksanakan segera mungkin oleh pemerintah setempat, agar warga yang masih menggunakan listrik pascabayar segera beralih ke.prabayar dan yang belum memiliki meteran listrik segera mendaftar ke Kantor Lurah Lae lae.

Bak gayung bersambut, harapan pihak PLN disambut hangat Lurah Lae lae Muhammad Said yang didampingi unsur tiga pilar, Aiptu Mustang Rahman dari Binmas dan Serda Hasanuddin dari Babinsa.

Baca juga:  Pejabat Pemkot Ramai ke Pemprov, Rudy: Hak PNS

Syamsuddin berharap, proses percepatan listrik 24 jam di Lae lae tidak mengalami kendala berarti karena prasarana seperti tiang dan alat migrasi dari listrik pascabayar ke prabayar sudah terkirim ke pulau.

ADVERTISEMENT

Said yang didampingi Andi Taufiq Nadsir menambahkan, pihak pemerintah setempat segera akan berkolaborasi dengan unsur 3 pilar, tokoh masyarakat serta tokoh agama untuk memanfaatkan momentum Salat Jumat melakukan sosialisasi massif sekaligus melakukan pendataan.

Baca juga:  BPS Sebut Tren Pengangguran di Sulsel Turun, Ini Respon Sudirman

“Ini tugas kami meyakinkan masyarakat bahwa imigrasi ke listrik pra bayar tidak berbayar dan bahkan langsung mendapatkan voucer Rp 10 ribu secara gratis,” imbuh Said.

“Yang berbayar itu jika pemasangan listrik baru dan tetap mengikuti proses administrasi yang telah ditetapkan, biaya pemasangan mulai Rp 900 ribuan, tergantung daya yang diinginkan,” jelas Syamsuddin.

ADVERTISEMENT

1 KOMENTAR

  1. Mohon maaf. Waktu rapat dengan bapak dewan pak Fasruddin Rusli, saya kira pak lurah juga hadir, disitu dijelaskan bahwasanya telah disetujui pemerintah dan PLN bahwa listrik 24 jam via kabel bawah laut, bukan penambahan daya (genset). Kenapa dibelakang disosialisasikan dimasjid sama pak lurah adalah penambahan daya bukan via kabel bawah laut. Pertanyaan saya atas dasar apa sehingga PLN mengalihkan dari rencana kabel bawah laut ke penambahan daya (genset). 🙏🙏🙏

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

1.236 Gen Z, Ikut Kompetisi Pidato Nasional Moderasi Beragama

LAYAR NEWS, Jakarta - Ribuan siswa dari berbagai lembaga pendidikan, tercatat telah memenuhi pendaftaran Kompetisi Pidato Nasional 2024. Tercatat,...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT