fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Praperadilan Ditolak, Firli Bahuri Sah Berstatus Tersangka Dugaan Pemerasan SYL

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS — Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menolak permohonan Praperadilan dari Firli Bahuri, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) non-aktif dalam kasus dugaan pemerasan kepada mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). 

“Menyatakan bahwa permohonan praperadilan pemohon tidak dapat diterima,” ujar Hakim tunggal PN Jaksel, Imelda Herawati saat membacakan amar putusan di PN Jakarta Selatan, Selasa (14/11/2023).

Imelda menilai penetapan tersangka Firli oleh Polda Metro Jaya telah sesuai dengan prosedur dan sah menurut hukum yang berlaku. Status tersangka Firli tetap sah dan tidak digugurkan.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Firli Bahuri Diminta Mundur dari Jabatan Ketua Daripada jadi Beban KPK

Melalui putusan Praperadilan tersebut, penyidikan kasus dugaan korupsi pemerasan, gratifikasi dan pencucian uang yang diduga dilakukan oleh Firli dalam penanganan perkara di Kementan RI tetap dilanjutkan.

Diketahui, Firli ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Metro Jaya pada Rabu (22/11/2023) malam. 

Mantan Kabaharkam itu diduga telah melakukan tindakan melawan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 12 e dan atau Pasal 12B dan atau Pasal 11 UU Tipikor Juncto Pasal 65 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman penjara seumur hidup. 

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Syahrul Yasin Limpo Ditetapkan Tersangka, KPK Kumpulkan Bukti

Adapun, barang bukti penetapan tersangka Firli Bahuri di antaranya dokumen valas senilai Rp7,4 miliar dan beberapa dokumen penggeledahan hingga bukti elektronik yang diserahkan KPK.

Sementara itu, penyidik kepolisian juga telah memeriksa 104 orang saksi di antaranya, mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, ajudan Firli Bahuri bernama Kevin Egananta.

Kemudian, Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar, Direktur Dumas KPK Tomi Murtomo hingga dua orang eks pimpinan KPK Saut Situmorang dan M Jasin.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  SYL Dijemput Paksa, Tiba di KPK dengan Tangan Terikat

Selain itu, Polisi  juga telah memeriksa 11 saksi ahli di antaranya ahli hukum pidana, hukum acara, pakar mikro ekspresi, digital forensik, multimedia, kriminologi hingga psikologi forensik.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

17 Kepala Keluarga Mengungsi Imbas Banjir di Banggai Laut, Sulteng

BNPB melaporkan, sebanyak 17 KK dari 165 KK terdampak mengungsi akibat banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT