fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Program Sekolah Adiwiyata SDI Cambaya

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, GOWA – Adiwiyata, secara internasional disebut pula dengan Green School adalah salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Diharapkan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Green School merupakan program yang dikembangkan di tingkat internasional. Green School lebih bermakna pada pembentukkan sikap anak didik dan warga sekolah terhadap lingkungan, yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari di sekolah. Hal ini diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari, baik di sekolah, rumah atau di lingkungan tempat tinggalnya. Termasuk di dalamnya program “Greening The Curriculum”, kurikulum hijau, artinya kurikulum yang memperhatikan aspek-aspek lingkungan dalam bahasannya serta mengintegrasikan materi lingkungan ke dalam pembelajarannya, sesuai dengan topik bahasannya.

Seperti halnya yang dilakukan kepala Sekolah SDI Cambaya  Hj. Hafsah, S.Pd.,M.Pd.  yang kini terus mengajarkan dan mengedukasikan kepada guru dan murid – muridnya untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolahnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  DPRD Makassar Dorong Walikota Evaluasi Total Perusda

“Dalam hal ini kami sebagai tenaga pendidik itu perlu mengajarkan dan mengajak siswa atau element masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekolah. Dan bukan hanya di sekolah diluar lingkungan sekolah pun harus kita jaga,karena kalo bukan kita yg menjaga lingkungan dan kebersihan siapa lagi,kalo bukan sekarang kapan lagi,”  tutur Hafsah Senin (01/08/2022).

Program Sekolah Adiwiyata SDI Cambaya
Kepala Sekolah SDI Cambaya  Hj. Hafsah, S.Pd.,M.Pd. 

Kata ADIWIYATA itu sendiri berasal dari 2 kata Sansekerta “Adi” dan “Wiyata”. Adi mempunyai makna : besar, agung, baik, ideal atau sempurna, Wiyata mempunyai makna tempat dimana seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Adiwiyata dapat diartikan sebagai tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan .

Baca juga:  Ini Syarat Pemungutan Suara Ulang di Pemilu 2024

“Adiwiyata sebagai Pendidikan Lingkungan Hidup dan salah satu program kementrian lingkungan hidup yang kita sudah mulai diterapkan di seluruh sekolah, bukan hanya di kecamatan somba Opu, kabupaten Gowa ini. Diwilayah lain pun itu sudah berjalan, “ucapnya.

ADVERTISEMENT

Lingkungan yang bersih dan sehat tentunya menjadi dambaan institusi pendidikan kapanpun dan dimanapun. Lingkungan  sekolah yang bersih dan sehat juga mencerminkan keberadaan warga sekolah yang ada mulai dari siswa , guru,  staf, karyawan, unsur pimpinan sekolah bahkan sampai orang tua siswa.  Sangatlah tepat , himbauan yang mengatakan bahwa tanggung jawab penciptaan lingkungan yang bersih dan sehat merupakan kewajiban dan tanggungjawab bersama.

“Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) merupakan upaya untuk mengubah perilaku dan sikap yang dilakukan oleh berbagai pihak atau elemen masyarakat  yang bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran masyarakat tentang nilai-nilai lingkungan dan isu permasalahan lingkungan. Semua itu pada akhirnya dapat menggerakkan masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pelestarian dan keselamatan lingkungan generasi sekarang dan yang akan datang, ” ujarnya.

Baca juga:  Bertemu Kaesang, Kawan Milenial Jokowi Tegaskan Akan Menangkan Probowo-Gibran di Sulsel

Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) secara khusus memiliki 5 tujuan:

ADVERTISEMENT

Pertama, Kesadaran. Ini untuk membantu peserta didik memperoleh sebuah kesadaran dan kepekaan terhadap lingkungan dan berbagai permasalahannya, membangun kemampuan untuk merasakan dan membedakan diantara stimulus, mengulah, menyaring dan memperluas pandangan-pandangan dan menggunakan dalam berbagai konteks.
Kedua, Pengetahuan. Dimaksudkan membantu peserta didik untuk memperoleh sebuah pengertian mendasar tentang bagaimana fungsi lingkungan , bagaimana orang berinteraksi dengan lingkungan, dan bagaimana timbulnya isu-isu dan masalah berkaitan dengan lingkungan dan bagaimana cara penyelesainnya.
Ketiga, Sikap. Ini untuk membantu peserta didik memperoleh seperangkat nilai dan perasaan-perasaan kepedulaian, motivasi dan komitmen terhadap lingkungan.

Keempat, Keterampilan. Membantu peserta didik sejak dini belajar mandiri menjaga lingkungan,dan kelima mengajarkan nilai – nilai sosial bagi peserta didik untuk lebih bisa menjaga lingkungan sekitarnya, ” tutupnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Gebrakan Asmo Sulsel, Kenalkan Seri Terbaru Honda BeAT di Ambon

Astra Motor Sulawesi Selatan main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, dan Ambon, meluncurkan All New Honda BeAT series terbaru
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT