fbpx
No menu items!

Rayakan Malam Tahun Baru, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi

Promo

LAYAR.NEWS – Siap-siap merayakan malam pergantian tahun, ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi semua orang.

Pemerintah masih melarang kegiatan perayaan tahun baru 2022 di tempat publik. Dengan demikian, tahun ini tidak ada perayaan baru di pusat kota, alun-alun atau tempat wisata.

Meski demikan, masyarakat masih bisa merayakan tahun baru 2022 dengan mematuhi aturan yang berlaku, seperti yang sudah ditetapkan Kementerian Dalam Negeri. Termasuk menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Melansir Kontan, berikut sejumlah aturan yang harus dipatuhi, yang tertuang dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 66 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Corona Virus Disease 2019 Pada Saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022:

Aturan perayaan tahun baru 2022 di mall atau pusat perbelanjaan

  1. Jam operasional pusat perbelanjaan dan mal diperpanjang yang semula 10.00-21.00 waktu setempat menjadi 09.00-22.00 waktu setempat.
  2. Pengunjung menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari pusat perbelanjaan serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk.
  3. Meniadakan event perayaan Natal-tahun baru di pusat perbelanjaan dan mal, kecuali pameran UMKM.
  4. Jumlah pengunjung tidak melebihi 75 persen dari total kapasitas dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
  5. Kegiatan makan dan minum di dalam pusat perbelanjaan dan mal dapat dilakukan dengan pembatasan kapasitas maksimal 75 persen.
  6. Melarang adanya pawai dan arak-arakan tahun baru serta pelarangan acara old and new year, baik terbuka maupun tertutup yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Aturan perayaan tahun baru 2022 di lokasi-lokasi wisata:

  1. Menerapkan pengaturan ganjil-genap untuk mengatur kunjungan ke tempat-tempat wisata prioritas.
  2. Membatasi jumlah wisatawan sampai dengan 75 persen dari total kapasitas.
  3. Melarang pesta perayaan dengan kerumunan di tempat terbuka/tertutup.
  4. Mengurangi penggunaan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara masif.
  5. Membatasi kegiatan masyarakat, termasuk seni budaya yang menimbulkan kerumunan yang berisiko penularan Covid-19.
  6. Memperkuat penggunaan dan penegakkan aplikasi PeduliLindungi pada saat masuk (entrance) dan keluar (exit) dari tempat wisata serta hanya pengunjung dengan kategori hijau yang diperkenankan masuk.
  7. Memastikan tidak ada kerumunan yang menyebabkan tidak bisa jaga jarak.

Baca berikutnya: Jelang Tutup Tahun Pemprov Sulsel Berhasil Capai Target Vaksinasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

Tipe Teman Toxic yang Perlu Kamu Hindari

Terjebak dalam lingkaran pertemanan yang toxic tentu dapat membawa dampak yang negatif, hingga memicu stres berlebih.

Populer

Berita Terkait