fbpx
No menu items!

Renggangkan Badan Hingga Bunyi ‘Krek’, Amankah?

Promo

LAYAR.NEWS – Ketika merasa pegal, beberapa orang terbiasa merenggangkan persendian hingga mengeluarkan bunyi “krek”.

Sendi adalah sambungan dari beberapa tulang. Nah, terdapat dua jenis sendi, yaitu sendi mati dan sendi gerak. Jenis sendi yang bisa mengeluarkan bunyi adalah sendi gerak, seperti buku-buku jari, punggung, leher, lutut, pergelangan kaki, dan siku.

Memang saat melakukan peregangan hingga bunyi bunyi “krek” terasa lega. Namun, apakah aman?

Melansir Hello Sehat, pada dasarnya sendi yang mengeluarkan bunyi saat melakukan peregangan tidak akan menyebabkan masalah serius pada sistem gerak tubuh. Jadi, sekali dua kali melakukannya mungkin tak akan memberi dampak yang besar.

Tetapi perlu diingat bahwa meski rasa pegal linu hilang setelah membuat sendi berbunyi itu hanya bersifat sementara. Belum lagi, jika hal ini menjadi kebiasaan, tentu akan melenceng dari aturan sendi yang sebenarnya.

Apalagi, tulang rawan memiliki sifat elastis dan lentur. Alhasil, terlalu sering mengeluarkan bunyi saat melakukan peregangan berpotensi menghancurkan bagian-bagian yang terdapat di dalamnya.

Ya, terlalu sering membuat sendi gerak mengeluarkan bunyi dapat membuat sendi membesar dan membuat persendian pada bagian tubuh tersebut melemah.

Sebagai contoh, jika Kamu sering melakukannya pada buku-buku jari, tangan akan semakin melemah dan kekuatan genggaman hanya tersisa seperempat dari kemampuan awal.

Sementara itu, apabila sering membuat sendi pada area leher mengeluarkan bunyi, hal ini akan meningkatkan risiko terkena stroke karena kebiasaan ini dapat memicu kerusakan arteri dan pembuluh nadi.

Bahkan, bila gerakan tersebut dilakukan pada area leher dan mengalami saraf terjepit, dampaknya bisa menghambat komando otak ke organ anggota gerak pada tubuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terkini

HUT ke-352, Pemprov Sulsel Berhasil Pertahankan Sejumlah Aset

Pemerintah Sulawesi Selatan memberikan sejumlah penghargaan terhadap tim penyelamat aset negara pada perayaan HUT ke-352 Sulawesi Selatan.

Populer

Berita Terkait