fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Reses DPRD kota Makassar Ditengah Pandemi Covid19

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.News, MAKASSAR – Reses Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar tetap berjalan meski d tengah Pandemi Covid19.

Namun, reses kali ini berbeda dari reses sebelumnya.Reses kali ini berubah pola untuk membantu masyarakat dalam pencegahan dan penanganan dampak virus corona (Covid-19).

Hal itu diterapkan setelah melakukan rapat terbatas pimpinan DPRD dan para ketua komisi dan fraksi, serta sekwan dan jajarannya.

Wakil ketua DPRD kota Makassar, Andi Suhada mengatakan dalam kerja Anggota DPRD untuk melakukan reses untuk menampung aspirasi masyarakat.
Namun reses kali, lanjut katanya, berbeda dari reses-reses sebelumnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Wabah COVID-19 Belum Kelar, Muncul Ancaman Virus Flu H5N8

“Intinya kerja kita sebagai dewan untuk reses. Tetapi kita jalankan dengan bentuk sesuai dengan anjuran pemerintah untuk social distancing. Alternatif kami bagi sembako sebagai bentuk kepedulian kita kepada sesama dengan adanya virus corona yang membuat ekonomi masyarakat jadi terganggu. Itu salah satu agenda yang penting kita mau laksanakan dalam waktu dekat,” ungkap Andi Suhada, wakil ketua DPRD Makassar, Kamis (02/04/2020).

Baca juga:  Aliyah Serahkan Santunan ke Keluarga Nakes yang Gugur Penanganan Covid-19

Wakil Ketua DPRD Makassar lainnya, Adi Rasyid Ali (ARA) meminta pemerintah kota untuk melibatkan 50 anggota DPRD dalam penanganan Covid-19.

“Dalam waktu dekat kami akan mengundang Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan instansi terkait, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana, untuk membahas pergeseran dan pemanfaatan biaya tak terduga,” ungkap ARA.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Cegah Kerumunan Nataru, Pantai Losari Ditutup 11 Hari

Sebelumnya, Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo mengatakan tidak ada lagi kegiatan berkumpul. Tidak ada sewa tempat. Juga tidak ada sewa tenda kursi.

“Kita hanya menggunakan anggaran makan minum yang dijadikan sembako, anggaran transportasi peserta diganti dalam bentuk barang, misalnya masker, hand sanitizer dan kebutuhan lainnya. Jadi tetap memberlakukan physical distancing,” kata Rudianto Lallo.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Sosialisasi Operasi Patuh Pallawa 2024 di Makassar Hingga ke Warkop

LAYAR NEWS, Makassar - Memasuki hari ketiga Operasi Patuh Pallawa 2024, Satuan Lalu Lintas Polrestabes Makassar melaksanakan sosialisasi kepada...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT