fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Respons MUI Sulsel, Soal Keanggotaan Palestina Tak Diakui Sejumlah Negara di PBB

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel terus menyoroti negara yang tidak mengakui keanggotaan Palestina di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Melalui Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional (KILN) MUI Sulsel Prof Mustari Mustafa mengatakan, MUI tentu kian tampil untuk secara kritis menyoroti negara-negara yang menolak keanggotaan Palestina di PBB. 

Terutama, penolakan oleh negara-negara seperti Amerika Serikat dan Israel yang dianggap sebagai penghalang bagi perdamaian dan keadilan di Timur Tengah.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  FUIB Sulsel Gelar Aksi Bela Palestina, Injak Replika Bendera Israel

“MUI Sulsel dan umat sudah pasti berharap bahwa keanggotaan Palestina di PBB akan membuka jalan menuju kemerdekaan dan perdamaian yang abadi,” kata Prof Mustari dilansir dari laman resmi MUI Sulsel, Jumat, 24 Mei 2024.

Menurutnya hasil pemungutan suara PBB menunjukkan makin kuatnya solidaritas dunia pada Palestina. Keanggotaan penuh Palestina di PBB adalah langkah penting untuk mengakui hak-hak dan kedaulatan negara Palestina.

Bagi MUI Sulsel, ini adalah bentuk solidaritas dengan rakyat Palestina yang telah lama berjuang untuk kemerdekaan dan hak-haknya. “Palestina secara politik global sangat berkepentingan dengan pengakuan Internasional,” terang Prof Mustari.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Ini 5 Poin Maklumat MUI Sulsel Respons Banjir-Longsor Sejumlah Daerah

“Pengakuan Palestina sebagai anggota penuh PBB akan memberikan legitimasi internasional yang lebih kuat. Ini dapat membantu Palestina dalam perundingan diplomatik, akses ke bantuan internasional, dan perlindungan hak asasi manusia, ” jelasnya.

Sebelumnya Majelis Umum PBB menggelar voting untuk menentukan keanggotaan penuh Palestina di PBB pada Jumat, 10 Mei 2024. Dalam pemungutan suara tersebut, 143 negara menyatakan mendukung Palestina menjadi anggota penuh, sementara 9 negara menolak dan 25 lainnya abstain.

Baca juga:  Sejarah dan Arti "From The River to The Sea", Slogan yang Digaungkan untuk Bela Palestina

Seperti dilaporkan oleh Al Jazeera, dari sembilan negara yang menolak keanggotaan tetap Palestina di PBB ada negara tetangga Indonesia, yaitu Papua Nugini. Selain itu Argentina, Republik Ceko, Hungaria, Israel, Mikronesia, Nauru, Palau, dan Amerika Serikat juga menolak.

ADVERTISEMENT

Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan hasil pemungutan suara tersebut menandakan bahwa dunia “bersama rakyat Palestina”.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Silaturahmi Momen Iduladha, Ini Sederet Hal yang Jadi Atensi Pj Gubernur dan Kapolda Sulsel

Pj Gubernur Prof Zudan Arif Fakrulloh, memanfaatkan momen hari raya Iduladha ini untuk bersilaturahmi dengan Forkopimda.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT