fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Safari Ramadhan Pupuk Indonesia Group Mendorong Kemajuan UMKM Binaan

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, JAKARTA – Program Safari Ramadhan Pupuk Indonesia Group mendorong kemajuan dan perkembangan UMKM binaan hingga mampu bersaing di pasar internasional.

Ketua Umum Perkumpulan Istri Karyawan Pupuk Indonesia (PIKA-PI) Group Tata Rahmad Pribadi mengatakan bahwa PIKA-PI Group mengunjungi sejumlah UMKM binaan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (Pusri) di Palembang, Sumatera Selatan pada tanggal 23 dan 24 Maret 2024. Kunjungan ini dilakukan bersamaan dengan program Safari Ramadhan Pupuk Indonesia Group sekaligus menjadi komitmen PIKA-PI Group mendorong kemajuan dan perkembangan UMKM binaan hingga mampu bersaing di pasar internasional.

“Kita semua tahu jika Pusri merupakan pionir industri pupuk dan petrokimia di Indonesia, serta memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan UMKM wastra atas operasional usahanya. Sementara wastra yang banyak dikembangkan oleh UMKM binaan Pusri adalah karya peninggalan dari kerajaan Sriwijaya yang merupakan kerajaan Buddha tertua di Nusantara,” ujar Tata dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (24/03/2024).

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Intens Dukung Makassar Culinary Night, Asmo Sulsel Komitmen Majukan UMKM

PIKA-PI Group bersama Pupuk Indonesia Group memiliki komitmen yang kuat dalam pembinaan UMKM. Khususnya yang bergerak di bidang wastra atau kain tradisonal seperti UMKM yang ada di sekitar wilayah operasional Pusri.

Tata menambahkan pembinaan ini dilakukan untuk mendorong UMKM wastra naik kelas dengan memperluas pasar. Tidak hanya untuk pasar di dalam negeri tapi juga mancanegara.

“Pembinaan dilakukan dengan memberikan pinjaman modal dan peningkatan kompetensi sehingga para UMKM dapat menghasilkan produk yang bersaing di tingkat nasional maupun global. Agar bisa menarik pasar global kita juga mendorong para UMKM wastra yang menjadi binaan menggunakan pewarna dari bahan alam. Lingkungan saat ini tengah menjadi isu global,” katanya.

ADVERTISEMENT

Selain itu, pembinaan juga dilakukan dengan mengikutsertakan pelaku UMKM tersebut di sejumlah pameran, khususnya yang berskala dunia, serta berkolaborasi dengan desainer hebat di tanah air. Sebagai wujud nyata perhatian terhadap pelaku UMKM wastra, program kunjungan ke sejumlah UMKM wastra binaan Pusri menjadi salah satu rangkaian dalam Safari Ramadan Pupuk Indonesia Group yang pertama kali digelar.

Baca juga:  Ini Penyebabnya UMKM Banyak yang Nyerah Jualan di Teras Minimarket

“PIKA-PI Group terlibat langsung dalam rangkaian acara ini, keterlibatannya dengan melakukan kunjungan kepada UMKM binaan, Kami berharap kunjungan ini menjadi bentuk perhatian yang mampu memotivasi para pelaku UMKM untuk terus berinovasi,” kata Tata.

Keenam UMKM yang dikunjungi antara lain Cek Romlah Songket yang fokus pada pembuatan kain tenun songket khas Palembang. Kain songket menjadi salah satu daya tarik bagi para wisatawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Sejak bergabung menjadi mitra, UMKM ini mulai menerima pesanan dan pengiriman songket keluar kota dan mancanegara.

ADVERTISEMENT

Kunjungan berikutnya ke KC Haris Jaya yang bergerak di produksi kain tenun blongsong, blongket, tajung dan jumputan yang merupakan kain khas Palembang; kemudian Jami Collection, dimana UMKM ini melakukan inovasi pada kain jumputan yang dikombinasikan dengan motif ecoprint, tenun, batik dan lainnya.

Baca juga:  Erick Thohir Sebut Indonesia Harus Kembangkan Kota-kota Baru untuk Tumbuhkan Ekonomi

UMKM keempat yang dikunjungi PIKA-PI Group adalah Rumah Kain. UMKM ini melakukan kolaborasi dengan berbagai produk UMKM lain yang berbasis kain batik dan tenun di Kota Palembang. Sementara di hari kedua, PIKA-PI Group juga mengunjungi Nadia Collection, Pipit Songket, Aditya Jumputan yang juga mengembangkan usaha kain songket.

“Kami melihat produk-produk UMKM binaan Pupuk Sriwidjaja Palembang yang telah kami kunjungi ini bagus-bagus, dan berpotensi untuk tampil di ajang nasional maupun internasional, salah satunya seperti Jakarta Fashion Week yang merupakan salah satu event busana terbesar di Indonesia dan berskala internasional,” ujar Tata.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

17 Kepala Keluarga Mengungsi Imbas Banjir di Banggai Laut, Sulteng

BNPB melaporkan, sebanyak 17 KK dari 165 KK terdampak mengungsi akibat banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT