fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Sejumlah Faktor Harga Beras Naik Menurut Presiden Jokowi

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah meninjau harga beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta. Dalam peninjauan itu, Jokowi mengakui bahwa harga beras yang berada di atas harga normal saat ini disebabkan oleh belum masuknya hasil panen. 

Selain itu, jalur distribusinya juga terganggu oleh banjir di sejumlah daerah seperti di Demak dan Grobogan. Tak hanya di Jakarta dan pulau Jawa pada umumnya, di Sulawesi Selatan, harga beras juga meroket bahkan dikabarkan tembus hingga Rp15 ribu per kilogram.

Baca juga:  Kementerian ESDM raih empat penghargaan PR Indonesia Awards 2024

“Tapi saya kira sudah diselesaikan lewat pengiriman dari Bulog juga ke daerah, Bulog ke Pasar Induk Cipinang, saya kira dalam seminggu-dua minggu ini (harga) berasnya akan sedikit turun. Sambil menunggu panen,” kata Jokowi, dilansir dari laman resmi Kementerian Sekretariat Negara, Senin, 19 Februari 2024.

ADVERTISEMENT

Selain itu, untuk mengendalikan harga beras, Presiden Jokowi juga telah menginstruksikan jajaran terkait untuk mendistribusikan suplai beras ke pasar dan ke daerah, baik beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun beras komersial.

Baca juga:  Pengawasan Melekat Seribuan Pengungsi Luar Negeri di Makassar Selama Pemilu 2024, Begini Hasilnya

Beras dari Pasar Induk Cipinang nantinya akan didistribusikan ke ritel, pasar swalayan, hingga pasar-pasar di daerah. “Sudah, pokoknya pasar minta berapa pun, beri. Daerah minta berapa pun, beri, baik yang SPHP maupun yang komersial, beri. Barangnya ada,” ucapnya.

Presiden Jokowi juga menepis anggapan bahwa kenaikan harga beras dipicu pemberian bantuan pangan dari pemerintah. Menurut Presiden, pemberian bantuan pangan kepada masyarakat justru merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mengendalikan harga beras dengan meningkatkan suplai di masyarakat.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Jokowi Terima Suntikan Vaksin Corona Dosis Kedua

“Tidak ada hubungannya sama sekali dengan bantuan pangan beras, tidak ada hubungannya sama sekali (kenaikan) harga. Karena justru ini yang bisa mengendalikan, karena suplainya lewat bantuan sosial ke masyarakat sehingga justru itu menahan harga tidak naik. Kalau enggak, justru melompat,” imbuh Jokowi.

(Sumber foto: Kementerian Sekretariat Negara)

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Nelayan yang Hilang di Perairan Bulukumba Ditemukan, Begini Kronologinya

LAYAR NEWS, Makassar - Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan yang sempat dinyatakan hilang karena tak kembali ke rumah...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT