fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Sering Gemeretakkan Gigi saat Tidur? Ini Penyebabnya

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS – Kebiasaan menggemeretakkan giginya saat tidur secara medis, disebut bruxism. Bruxism merupakan kondisi di mana seseorang menggemeretakkan gigi secara tidak sadar saat tidur.

Ternyata, Bruxism dianggap sebagai salah satu gangguan tidur. Orang-orang yang menggemeretakkan giginya saat tidur biasanya juga memiliki kelainan-kelainan saat tidur lainnya, seperti mengorok dan sleep apnea.

Melansir Halo Sehat, sampai saat ini dunia medis belum mengetahui penyebab pasti dari bruxism. Tetapi, diperkirakan, bruxism dapat disebabkan hal fisik dan psikis seperti di bawah ini:

ADVERTISEMENT
  • Emosi, seperti ketakutan, stress, marah, dan frustrasi
  • Kepribadian orang, seperti agresif, kompetitif, dan hiperaktif
  • Maloklusi, posisi rahang atas dan rahang bawah yang tidak simetris, sehingga mencegah gigi dapat bertemu sebagaimana seharusnya
  • Kelainan tidur lain, seperti sleep apnea
  • Efek samping dari sakit telinga atau sakit gigi (biasanya terjadi pada anak-anak)
  • Refluks asam lambung ke esofagus
  • Efek samping dari obat-obatan psikiatri, seperti phenothiazines atau antidepresan (meskipun hal ini jarang terjadi)
  • Akibat dari komplikasi kelainan lain, seperti Huntington atau Parkinson
Baca juga:  Tips Sederhana Hidup Sehat Ala Milenial

Selain itu, Bruxism bisa jadi semakin parah akibat faktor-faktor seperti di bawah ini:

  • Umur. Bruxism memang sering terjadi pada anak-anak. Biasanya, bruxism akan hilang dengan sendirinya saat si anak memasuki usia remaja.
  • Menggunakan substansi tertentu. Kemungkinan bruxism akan meningkat bila merokok, minum minuman beralkohol, atau memakai obat-obatan terlarang (seperti metamfetamin atau ekstasi).
Baca juga:  Wajib Tahu! 4 Jenis Makanan Dapat Sebabkan Usus Buntu

Bruxism memang biasanya terjadi saat tidur, sehingga seseorang kadang tidak menyadarinya. Akan tetapi, kalau ada yang memberi tahu bahwa Kamu sering menggemeretakkan gigi saat sedang tidur, maka Kamu perlu pergi ke dokter gigi untuk memastikan apakah butuh pengobatan atau perawatan gigi lebih lanjut.

Karena memang biasanya bruxism terjadi dengan tidak terlalu parah, maka tidak diperlukan pengobatan khusus. Apalagi kalau terjadi pada anak-anak, biasanya bruxism akan hilang sendirinya seiring si anak bertumbuh besar.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Tak Hanya Begadang, Ini 8 Penyebab Mata Panda

Akan tetapi, kalau bruxism bertambah parah, maka membutuhkan perawatan khusus. Karena bruxism bisa disebabkan oleh hal fisik maupun psikis maka sebaiknya Kamu konsultasikan kedokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca berikutnya: Tidak Hanya Susah Tidur, Ini 5 Gejala Insomnia

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Grand Opening Modena Home Center di Rolling Hills Makassar

Modena Home Center membuka cabang baru di Kota Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT