Selasa, 19 Januari 2021
No menu items!

Siap Divaksin, Nurdin Abdullah: Tidak Usah Ragu

Headline

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Data Basarnas: 45 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Data Basarnas Mamuju mencatat, 45 orang meninggal dunia, akibat gempa susulan yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menyatakan kesiapanya mengikuti vaksinasi Covid-19 pada 14 Januari nanti.

“Hari Kamis, saya vaksin pertama. Jadi tidak usah ragu, pemerintah sudah melakukan uji klinis yang ketiga,” kata Nurdin usai rapat bersama jajaran di bidang kesehatan di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (12/01/2021).

Sebagai persiapan, Nurdin telah melakukan Swab PCR, dengan hasil negatif Covid-19.

Nurdin mengaku, pihaknya telah membahas terkait persiapan pendistribusian dan pelaksanaan vaksinasi dengan dinas kesehatan, tim epidemologi dan direktur rumah sakit.

“Tadi saya kumpulin semua. Ada pak kadis kesehatan, ada tim epidemologi, direktur rumah sakit. Saya ingin pastikan bahwa vaksin ini telah kita siapkan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga:

Keamanan Vaksin Sinovac

Diketahui, program vaksinasi massal secara gratis ini telah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Selain itu, vaksin juga terlebih dahulu melalui proses uji untuk memastikan keamanan dan efektivitasnya.

Presiden Jokowi mengatakan, pihaknya akan segera memulai program vaksinasi setelah memperoleh izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hal ini sebagai upaya pemerintah mengedepankan prinsip kehati-hatian menjaga keselamatan masyarakat penerima vaksin.

Saat ini, Indonesia telah memiliki tiga juta dosis vaksin siap pakai yang sebagiannya telah terdistribusi ke daerah-daerah.

Pada tahap awal pelaksanaan vaksinasi, pemerintah memprioritaskan kurang lebih 1,6 juta tenaga kesehatan yang tersebar di seluruh provinsi di Indonesia.

Jumlah dosis vaksin yang akan dimiliki Indonesia juga akan semakin meningkat. Rencananya, akan ada pengiriman vaksin dari sejumlah sumber seperti Sinovac, Novavax, AstraZeneca, BioNTech-Pfizer, hingga COVAX/GAVI setiap bulannya hingga akhir tahun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Layar Terkini

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Berita Terkait