fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Suporter Muslim di Qatar Diimbau Guncang Stadion dengan Shalawat Nabi Saat Maroko Lawan Prancis

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS — Jelang laga Semifinal Piala Dunia 2022 yang mempertemukan Maroko versus Prancis, media sosial diramaikan dengan seruan kepada suporter sepak bola muslim untuk memberikan penghormatan kepada Nabi Muhammad selama pertandingan semifinal berlangsung.

Tim Maroko akan berhadapan dengan Prancis pada Kamis (15/12/2022) dini hari waktu Indonesia.

“Saya berharap untuk mendengar dari para penggemar Maroko di pertandingan Prancis-Maroko, mengirimkan doa kepada Nabi, semoga Tuhan memberkatinya. dan beri dia kedamaian, saat mereka mengguncang tribun,” cuit influencer media sosial Mahmoud Al Hasanat, seperti dikutip dari Doha News.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kalah Lawan Irak, Erick Thohir Minta Pemain Timnas dan Pelatih Dievaluasi

Menurut laporan, Presiden Prancis Emmanuel Macron juga akan hadir pada laga penentuan lawan Argantina di Final Piala Dunia 2022.

Dalam cuitannya itu, Al Hasanat juga mengatakan bahwa seruan untuk menggaungkan doa kepada Nabi saat pertandingan berlangsung sebagai tanggapan atas sikap Macron yang pernah membuat komentar tentang Nabi yang dianggap tidak menyenangkan oleh umat Islam di seluruh dunia.

Baca juga:  Argentina Vs Prancis Bakal Sengit, ini Prediksi Pendukungnya

Influencer lainnya, Boutaina Azzabi Ezzaouia, membagikan cuitan tersebut seraya menekankan, “Biarkan Presiden Emmanuel Macron & rombongannya tahu bahwa kita tidak membiarkan siapa pun menghina Nabi kita tercinta,” katanya dalam sebuah posting Instagram pada Senin.

ADVERTISEMENT

Macron dilaporkan melakukan perjalanan ke Qatar untuk menghadiri pertandingan Prancis melawan Maroko di semifinal Piala Dunia FIFA 2022 pada Rabu.

Baca juga:  Dua Hari Usai Lebaran, PSIS Tancap Gas Latihan Jelang Hadapi PSM Makassar

Menteri Olahraga Prancis Amelie Oudea-Castera menginformasikan kedatangan Macron kepada radio Franceinfo.

Prancis telah lama menghadapi pengawasan internasional atas sentimen anti-Arab dan Islamofobia di kalangan politisi dan tokoh masyarakatnya.

ADVERTISEMENT

Macron mengklaim bahwa Islam adalah agama “dalam krisis” dan telah memimpin undang-undang “anti-separatisme” Paris yang kontroversial.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Grand Opening Modena Home Center di Rolling Hills Makassar

Modena Home Center membuka cabang baru di Kota Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT