fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Syamsuddin Raga Sosialisasi Perda Dampak dan Pengelolaan Limbah Domestik

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar, Syamsuddin Raga mengatakan, sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk menetapkan kebijakan mengenai upaya kesehatan dan kebijakan pengelolaan lingkungan hidup.

Termasuk air limbah domestik yang belum dikelola berpotensi menimbulkan pencemaran atau kerusakan lingkungan yang dapat menurunkan derajat kesehatan dan produktifitas kegiatan manusia.

“Inilah yang dibutuhkan masyarakat peran pemerintah untuk hadir ditengah masyarakat dan menyelesaikan, karena limbah ini dampaknya sangat besar,” ujarnya saat menggelar sosialisasi Perda (Sosper), nomor 1 tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik, di Hotel Arison, Sabtu (8/5/2021).

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Fasruddin Rusli Gelar Reses, Warga Inginkan Sekolah Tatap Muka

“Apalagi mengancam ketentraman kesehatan masyarakat, dan akan berdampak pada kerusakan alam yang mengakibatkan bencana alam,” tambahnya.

Dalam sosialisasinya, Syamsuddin Raga menghadirkan Dosen dari Universitas Fajar, DR Natsar Desi dan DR Sri Gusty.

DR Natsar Desi mengatakan, dalam mengatasi persoalan limbah perlu adanya partisipasi dari semua sektor unsur terkait dalam mengelola limbah domestik.

ADVERTISEMENT

“Karena di daerah-daerah lagi mendorong adanya instalasi pengelolaan air limbah domestik, tetapi ini tidak terlaksana sebagai solusi jika ke lima unsur ini tidak saling berperan yakni masyarakat, pemerintah, akademisi, media yang mampu mengpublikasi teknologi yang bermanfaat dan unsur pengusaha yang mengfasilitasi pengadaan alat ini,” jelasnya.

Baca juga:  Rudy Djamaluddin Absen di Paripurna Penetapan Wali Kota Makasar

Lebih lanjut ia menjelaskan, selama lima unsur ini bersinergi maka solusi menghadirkan instalasi penggunaan air limbah domestik dapat terwujud.

“Banyak program pemerintah yang mendorong untuk penggunaan air bersih melalui kegiatan-kegiatannya, tetapi lagi-lagi kita mesti menghilangkan ego sektoral. Dibutuhkan penyamaan yang sama, mengingat situasi wilayah kita lepas dari problem limbah domestik,” katanya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Antisipasi Corona, Kalla Toyota Imbau Pelanggan Transaksi Nontunai

Pemanfaatan Limbah

Dr Sri Gusty mengatakan, banyak hal yang dapat dimanfaatkan dari limbah domestik

Salah satu contoh limbah oli digunakan sebagai langkah alternatif sebagai bahan untuk campuran aspal.

“Banyak hal yang bisa dimanfaatkan dari limbah domestik. Hanya saja, perlu membangun kesadaran masyarakat, karena teknologi secanggih apapun kalau tidak ada kesadaran dari diri kita itu mustahil,” terangnya.

“Harus mengubah mindset bahwa yang kita sebut limbah dapat diolah menjadi sesuatu lebih ekonomis dan bisa digunakan kembali,” tutupnya.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Tiga Nama Calon Bupati Takalar Bersaing Dapatkan Rekomendasi PPP

Layar.news, Takalar - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Takalar bakal segera mengeluarkan surat rekomendasi dukungan calon bupati Takalar.Ketua DPC PPP...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT