fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Tahun Macan Air, Tahun Pemulihan Setelah Pandemi

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Tahun Macan adalah tahun ketiga dalam 12 tahun kalender lunar Tiongkok. Tahun ini adalah Tahun Macan Air.

Tahun Macan Air sendiri memiliki makna yang cukup dalam kali ini.

Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan, Yonggris Lao menyebut makna macan air tahun ini sebagai tahun recovery atau pemulihan. Hal ini setelah dua tahun berturut-turut dunia menghadapi pandemi Corona.

ADVERTISEMENT

“Dua tahun lalu (2020-red) tahun tikus. Pandemi lagi berat -beratnya orang -orang persis hampir seperti tikus keluar cari makan lalu kembali masuk ke dalam lubangnya,” jelas Yonggris di klenteng Xian Ma, Selasa (1/2/2022).

Baca juga:  Pantau Pelaksanaan Imlek, Wali kota Makassar Minta Tetap Patuh Prokes

Sementara untuk tahun 2021 lalu, lanjut Yongris, merupakan tahun kerbau. Dimana orang- orang bekerja keras untuk pemulihan, setelah ditempa puncaknya pandemi Covid-19.

“Nah, sekarang ini tahun Macan. Tahun Macan itu lebih bergeliat lebih dinamis lebih tegas lebih kuat, kita berharap tahun ini pertumbuhan ekonomi kita kembali dan berkembang maju,” jalasnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kembangkan Kreatifitas Anak, Dalton Gelar Lomba Mewarnai

Dia melanjutkan, tahun ini diharapkan aktivitas sosial lebih bisa bergeliat dibanding tahun-tahun lalu. Maka tahun ini dimaknai sebagai tahun recovery.

“Kesempatan untuk maju kesempatan untuk bisa lebih bagus daripada tahun lalu. Tahun macan ini simbol dari keberanian, simbol dari ketegasan, kita berharap tahun ini kita bisa lebih perkasa dibandingkan tahun lalu,” paparnya.

Yongris juga menjelaskan, meskipun saat ini masih dalam kondisi pandemi, masyarakat Tionghoa tetap melakukan lakubakti sebagai tanda pergantian tahun. Artinya, menyambung silaturahmi dengan keluarga. Lakubakti kepada keluarga leluhurnya, juga kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Upaya Indonesia Agar Tak Kehilangan Momentum All England 2021

“Jadi Imlek kali ini walaupun dalam masa pandemi kita tetap berharap bahwa nilai-nilai Imlek tetap dilaksanakan. Kunjungan mungkin tidak bisa dilakukan, tetapi secara online telpon masih bisa kita lakukan, karena dalam masyarakat Tionghoa yang paling penting membangun relationship,” tutupnya.

Baca berikutnya: Pantau Pelaksanaan Imlek, Wali kota Makassar Minta Tetap Patuh Prokes

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Beautiful Malino 2024, PLN Sukses Hadirkan Listrik Energi Hijau Tanpa Kedip

LAYAR NEWS, GOWA - PT PLN (Persero) berhasil menyediakan listrik yang handal tanpa gangguan (zero down time) selama acara...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT