fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Tak Janjikan Makassar Kota Terhebat, None: Yang Penting Warga Mudah Urus KTP

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar hasil Pilkada 2020, diketahui hanya tiga tahun. Berdasarkan undang-undang, pilkada serentak akan kembali dilaksanakan pada tahun 2024.

Mengingat masa jabatan yang sempit, hanya tiga tahun, Calon Wali Kota Makassar, Irman “None” Yasin Limpo meminta agar warga realistis dalam mempertimbangkan janji kampanye para calon.

Ia menegaskan, dirinya tidak muluk-muluk dalam hal program untuk masyarakat.

ADVERTISEMENT

“Kalau saya, tidak mau menjanjikan Makassar ini jadi kota terhebat di planet ini. Yang penting, wargaku gampang urus KTP. Itu saja dulu,” kata None, saat kampanye di Kecamatan Tamalanrea, Sabtu (3/10)2020.

Baca juga:  Depan Kapolrestabes, DILAN Komitmen Wujudkan Pilkada Damai

Kandidat nomor urut 4 ini mengaku prihatin dengan kondisi saat ini. Dimana warga Tamalanrea, harus ke perbatasan Makassar – Gowa untuk mengurus administrasi kependudukan berupa KTP, KK, hingga Akte Kelahiran.

Warga harus meninggalkan pekerjaan dan keluarganya seharian, itupun tidak ada jaminan bisa selesai di hari yang sama.

ADVERTISEMENT

“Selama ini terlalu birokratis. Itupun belum tentu sehari selesai. Bahkan berbulan-bulan, hanya memegang surat keterangan. Kami programkan, untuk pelayanan administrasi kependudukan cukup di tingkat RT,” jelasnya.

Pendelegasian kewenangan ke tingkat RT, kata None, juga akan disertai dengan dana hibah pembangunan untuk RT mulai Rp 15 juta hingga Rp 150 juta.

Baca juga:  Harga Tanaman Hias Ini Bakal Melambung di 2022

“Soal pendelegasian kewenangan ini, bisa langsung dilakukan setelah pelantikan. Kalau ada yang bilang tidak bisa, itu karena dia tidak mau saja dan tidak kreatif,” tuturnya.

ADVERTISEMENT

Banyaknya beban yang harus ditanggung warga, juga menjadi perhatian None. Karena itu, iuran BPJS Kesehatan warga akan dibayarkan oleh pemerintah kota. Khususnya, untuk pelayanan Kelas III.

“Warga tidak boleh dibebani dengan biaya perawatan rumah sakit. Karena itu, pemerintah kota akan membayarkan iuran BPJS Kesehatan mereka. Bukan satu tahun, tapi langsung dibayarkan lima tahun,” tegasnya.

Baca juga:  Aty Kodong Pilih DILAN, Ini Alasannya!

Ia menambahkan, seluruh programnya bersama wakilnya Andi Zunnun Armin NH, bisa dituntaskan dalam tiga tahun masa jabatannya.

“Jangan ada keraguan. Karena saya paham betul bagaimana sistem pemerintahan. Saya pernah delapan kali jadi kepala dinas, saya pernah menjadi Bupati di Luwu Timur. Ini hanya tiga tahun, seluruh program saya bisa selesai dalam tiga tahun,” pungkasnya.

Diketahui, None memanfaatkan masa kampanyenya di Kecamatan Tamalanrea, dengan mengunjungi sejumlah titik. Antara lain, di BTN Antara, BTP, Bontoramba, dan Kelurahan Kapasa. (rls)

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Waspada Hujan Lebat Berpotensi Angin Kencang 3 Hari ke Depan di Sulsel

BMKG kembali mengingatkan masyarakat waspada hujan lebat berpotensi angin kencang hingga tiga hari ke depan dibanyak daerah di Sulsel.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT