fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Tana Toraja Masih Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hingga Sepekan, Waspada Dampak Bencana 

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Tana Toraja – BMKG Sulawesi Selatan, kembali mengumumkan hasil pemantauan dan analisis kondisi cuaca beberapa hari ke depan. Khususnya di Kabupaten Tana Toraja. BMKG mencermati perkembangan dan dampak cuaca buruk yang terjadi, seperti longsor yang mengakibatkan 20 orang korban meninggal dunia di Tana Toraja.

Peristiwa itu diketahui terjadi pada Sabtu, 13 April 2024 lalu. Analisis menunjukkan terjadi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam 7 hari terakhir yang tercatat di penakar hujan Stasiun Meteorologi Pongtiku Tana Toraja. “Akumulasi hujan yang tinggi memicu kondisi tanah menjadi tidak stabil dan mudah untuk longsor,” keterangan dalam siaran pers yang dilansir dari akun resmi Instagram BMKG Sulsel, Rabu, 17 April 2024.

Baca juga:  Rekomendasi untuk Petani Lahir Saat Pleno Komisi Irigasi di Pangkep

Pantauan dinamika atmosfer terkini masih menunjukkan adanya pertemuan angin (konvergensi) di Sulawesi Selatan bagian utara. Model cuaca menunjukkan kelembaban udara lapisan atas hingga 700 mb dalam kondisi basah (mencapai 100 persen) dan stabilitas udara diprediksi dalam kondisi labil. “Hal ini masih menyebabkan potensi pembentukan awan konvektif yang signifikan.”

ADVERTISEMENT

Kondisi cuaca di Kabupaten Tana Toraja untuk sepekan ke depan masih berpotensi hujan dengan intensitas bervariasi pada siang sampai malam hari. Rinciannya, pada 17 April berpotensi hujan sedang hingga lebat. Tanggal 18 hingga 20 April berpotensi hujan ringan hingga sedang. Tanggal 21 hingga 22 Aprill berpotensi hujan sedang hingga lebat dan pada 23 April berpotensi hujan ringan hingga sedang. 

Baca juga:  3 Hari ke Depan, Sulsel Berpotensi Cuaca Buruk Kecuali 3 Daerah Ini

Menyikapi kondisi itu diharapkan para pemangku kepentingan dan seluruh masyarakat tetap meningkatkan kesiapsiagaan terhadap terjadinya bencana hidrometeorologi. Dampak tersebut seperti banjir bandang, tanah longsor dan pohon tumbang. Masyarakat diharapkan selalu mengikuti informasi dari BMKG dan instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik. 

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

17 Kepala Keluarga Mengungsi Imbas Banjir di Banggai Laut, Sulteng

BNPB melaporkan, sebanyak 17 KK dari 165 KK terdampak mengungsi akibat banjir melanda tiga kecamatan di Kabupaten Banggai Laut
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT