fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Terlibat Kasus Narkoba, Kanit Reskrim Polres Luwu Terancam Dicopot

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Anggota polisi aktif berinisal IS (37) terancam diberhentikan secara tidak terhormat dari Kepolisian Negara RI.

Diketahui IS merupakan Kanit Reskrim Polres Luwu yang terlibat dalam kasus peredaran Narkoba di Palopo.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana mengatakan, saat ini terduga pelaku sementara menjalani pemeriksaan di Propam Polres Luwu.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Sidang Gugatan Rp700 Miliar ke 2 Media di Makassar, Saksi Ahli Dewan Pers: Tidak Ada PMH

“Kalau memang terbukti dari hasil pemeriksaannya dari saksi-saksi yang melaporkan pasti akan ada sidang kode etik Polri,” kata Kombes pol Komang Suartana.

Suartana melanjutkan, sidang kode etik terhadap pelaku yang melakukan tindak pidana dan sanksi paling berat diberhentikan. Apalagi terkait dengan peredaran narkoba di masyarakat.

“Konsekuensinya pasti putusan tidak terhormat dia nanti,” jelasnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kasus Suap Nurdin Abdullah, KPK Temukan Dokumen dan Uang Tunai

Selain sanksi pencopotan tidak hormat dari Polri, IS juga harus menghadapi ancaman hukuman pidana. Suartana mengatakan, proses pidana baru akan dilakukan setelah pelaku sudah putusan tidak terhormat (PTDH).

“Ancaman pidana itu nanti kalau sudah diperiksa oleh propam dan itu terbukti yahh baru dilimpahkan ke serse untuk dipidanakan klw sudah di PTDH,” tutupnya.

Baca juga:  Sabu 30 Kg dari Kaltara Gagal Beredar di Sulsel, Daerah Ini Jadi Tujuan

Baca berikutnya: Oknum Polisi di Luwu Diduga Jadi Pemasok Narkoba ke Lapas

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Kemenag Sulsel Didesak Tertibkan Travel Haji yang Rugikan Masyarakat

LAYAR NEWS, Makassar - Ketua Komisi I DPRD Sidrap, Ahmad Shalihin membeberkan bahwa pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini,...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT