Selasa, 19 Januari 2021
No menu items!

Tingkat Kemanan Prancis Darurat, Kemlu RI Keluarkan Imbauan ke WNI

Headline

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Data Basarnas: 45 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa Sulbar

Data Basarnas Mamuju mencatat, 45 orang meninggal dunia, akibat gempa susulan yang mengguncang Mamuju dan Majene Sulawesi Barat (Sulbar).

LAYAR.NEWS – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengeluarkan imbauan untuk Warga Negara Indonesia di Prancis. Imbauan ini menyusul setelah Perdana Menteri Prancis, Jean Castex, mengumumkan tingkat siaga keamanan Prancis naik ke level “Darurat”.

“Sudah (mengeluarkan imbauan) dan terus diingatkan dari waktu ke waktu. KBRI juga sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah setempat dan aparat keamanan untuk memastikan WNI aman,” kata Plt Juru Bicara Kemlu RI Teuku Faizasyah, yang dikutip dari Detik.com, Jumat (30/10/2020).

Faizasyah tidak menyebutkan isi dari imbauan yang diberikan kepada WNI di Prancis. Namun, ia mengatakan imbauan itu akan diperbarui sesuai perkembangan kondisi yang terjadi.

“Imbauan dikeluarkan dari waktu ke waktu dan terus di-update,” ujarnya.

Diketahui, tingkat keamanan prancis dinaikkan menjadi darurat, usai aksi penyerangan di Gereja Notre Dame, Nice. Penyerangan itu terjadi pada 29 Oktober 2020 sekitar pukul 09.00 pagi waktu setempat. Mengakibatkan 3 orang meninggal dan beberapa luka-luka.

Baca Juga:

Faizasyah menyebut ada 25 WNI yang tinggal di Kota Nice dan sekitarnya. Ia memastikan WNI dalam keadaan aman.

“Sejauh ini dilaporkan WNI aman. Ada 25 WNI di Nice,” kata Faizasyah.

Layar Terkini

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Berita Terkait