fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Tokoh Agama akan Edukasi Masyarakat Bahaya Covid-19

Promo

ADVERTISEMENT

Layar.news, Makassar – Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah meminta kepada tokoh lintas agama untuk memberi edukasi kepada masyarakat tentang bahaya virus covid 19.

Hal itu dikatakan Nurdin saat membuka Orientasi Tokoh Lintas Agama Edukasi Covid-19 di Swiss Bellhotel, Jl Ujung Pandang, Makassar, Senin (27/7)2020.

Menurut Nurdin, penanganan covid 19 yang dilakukan Pemerintan Sulsel selalu memperhatikan kearifan lokal.

ADVERTISEMENT

“Kita menempatkan di hotel orang-orang yang positif (covid) tanpa gejala dan orang yang terkontak dengan pasien covid. Hanya yang ada gejala sakit yang masuk rumah sakit,” jelasnya.

Baca juga:  Adnan Purichta-Danny Pomanto Bahas Perpanjangan PPKM

Penempatan orang di hotel sangat manusiawi. “Kita tidak mau tempat orang di tenda-tenda dan stadion,” jelas Bupati Bantaeng Periode 2008 – 2018 ini.

Nurdin menjelaskan, penempatan orang-orang positif tanpa gejala ini bisa menghidupkan usaha perhotelan dan katering.

ADVERTISEMENT

“Mestinya ini hotel ditutup selama covid. Karyawan dirumahkan. Tetapi karna kita pakai, karyawan terselamatkan,” jelasnya.

Baca juga:  Dewan Optimis Pemkot Makassar Bisa Ambil Alih Stadion Barombong

Tujuan orientasi tokoh lintas agama yang akan berlangsung selama 10 hari ini untuk menyamakan pemahaman tentang covid 19.

Nurdin meminta kepada tokoh lintas agama agar bersama-sama pemerintah memberi pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya virus covid 19.

ADVERTISEMENT

“Ini bahaya sekali. Bagi yang sudah merasakan positif, tidak akan mau lagi. Akan sadar. Bagi yang belum rasakan, anggap enteng. Ini perlu keterlibatan para tokoh agama,” jelasnya.

Baca juga:  Pemprov Sulsel Teken MoU Sister Province dengan Ehime Jepang

Pertemuan dengan protokol kesehatan secara ketat ini menurut Nurdin Abdullah untuk samakan persepsi.

“Hanya satu caranya lindungi diri masing-masing. Gunakan masker, tangan harus selalu bersih, hindari berkerununan,” Nurdin Abdullah menguraikan.

Diketahui, Orientasi Tokoh Lintas Agama ini akan berlangsung selama 10 hari dengan target melibatkan 1.000 pemuka agama. Tiap angkatan terdiri atas 50 otang.

Sebanyak 50 orang pagi dan 50 orang sore. Sehari target 100 orang. (rls)

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Baintelkam Mabes Polri Cek Senpi di Lapas Makassar

LAYAR NEWS, Makassar – Dalam rangka pengawasan inventaris terkait kepemilikan senjata api (senpi) Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT