fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Tolak Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Blokade Jalan di Makassar

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, MAKASSAR – Unjuk rasa penolakan harga baru BBM berlangsung di Makassar sejak pagi tadi, pukul 09.00 wita hingga sire ini, terserak di beberapa titik, Senin (05/09/2022).

Unjuk rasa yang sebagian besar digelar mahasiswa ini antara lain di ujung jl Sultan Alauddin perbatasan Kabupaten Gowa dan Kota Makassar, di depan kampus Unismuh dan di depan kampus 1 UIN, juga di jl Sultan Alauddin. 

Lokasi unjuk rasa lainnya ada di depan kampus UNM di jl AP Pettarani, di bawah fly over dan di depan kampus UMI serta Unhas.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Kuliner Khas yang Patut Dicoba Bagi Kamu yang Baru Pertama ke Makassar

Aksi penolakan kenaikan harga BBM mengatasnamakan rakyat ini begitu terserak. Tidak ada gelombang besar kelompok demi kelompok menuju satu titik. Tak pelak, pengalihan jalur lalu lintas pun terjadi di mana-mana karena pengunjuk rasa mengambil sebagian badan jalan bahkan memblokade dengan bambu dan ban-ban bekas yang dibakar.

Siang ini, panas terik dan kepulan asap tebal dari pembakaran ban-ban bekas tidak menjadi kendala bagi pengunjuk rasa. Atas nama rakyat, mereka tetap berkumpul, berjejer dan orasi bergantian.

Baca juga:  PPK Biringkanaya Gelar Sosialisasi Pemilu di SMTI Sudiang, PKK Tamalete di Politeknik Barombong 

“Di sini kita rela berpanas-panas, berjuang untuk capai satu tujuan. Tolak dan turunkan kembali harga BBM,” seru Renaldi, jenderal lapangan Aliansi Mahasiswa UNM Menolak Kenaikan Harga BBM.

ADVERTISEMENT

Dalam orasinya, Renaldi juga mengatakan, saat ini rakyat sementara mati-matian berusaha bangkit untuk memulihkan kondisi perekonomian pasca pandemi covid 19 tapi tiba-tiba subsidi BBM ditiadakan menyusul harga BBM pun naik lagi. Ini pasti akan memicu kenaikan harga kebutuhan pokok dan rakyat pun akan kembali lebih terpuruk.

Baca juga:  Ternyata, Stadion di Makassar Bakal Serupa Markas Persis Solo

Hingga jelang sore ini, unjuk rasa masih berlangsung. Pengunjuk rasa menargetkan aksinya hingga jelang malam demi mendapatkan perhatian dari pemerintah agar aspirasi didengarkan.  Aparat kepolisian juga tampak siaga di sejumlah titik unjuk rasa. Kabag Ops Polrestabes Makassar, AKBP Darminto mengungkap, untuk mengamankan unjuk rasa hari ini, diturunkan 1.955 personil.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Piala Presiden 2024 Pemicu Bangkitkan Gairah Sepak Bola Indonesia

LAYAR NEWS, Makassar - Pembukaan Piala Presiden 2024, telah resmi digelar pada Jumat, 19 Juli. Turnamen pramusim itu dihadiri...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT