Kamis, 21 Januari 2021
No menu items!

Tongke-tongke Destinasi Wisata Utama di Sinjai

Headline

Jadi Pilot Project, Mahasiswa S2 Unifa Gelar Seminar Publik

Jelang semester akhir, mahasiswa pascasarjana Unifa gelar seminar publik.

Warga Blok 10 Perumnas Antang Kembali Mengungsi Akibat Banjir

Sebanyak 129 jiwa warga di Blok 10 Perumnas Antang, kembali mengungsi di Masjid Jabal Nur akibat banjir.

Jenazah Korban Sriwijaya Asal Makassar, Disambut Isak Tangis Keluarga

Isah tangis mewarnai kedatangan jenazah Ricko Maluhette di rumah duka jalan Puri Asri Raya No 11 Tello, Kota Makassar, Sabtu (16/1/2021).

Layar.news, Makassar – Hutan Mangrove Tongke-tongke menjadi salah satu destinasi utama pariwisata di Kabupaten Sinjai.

Berkunjung kesana dijamin berkesan dan tak menyesal.

Objek wisatanya keren dapat memanjakan mata dan banyak spot foto dengan latar hutan bakau.

Kawasan ini makin memesona setelah mendapat bantuan dari Bank Indonesia.

Pengelola kawasan hutan bakau Tongke-tongke Aswar mengatakan ada berbagai perubahan setelah Bank Indonesia turut andil dalam pengelolaan tempat wisata ini.

Baca Juga:

“Semua itu merupakan bantuan CSR dari BI berjumlah 360 juta untuk perbaikan Tongke-tongke khusus di kawasan bakau,” katanya.

Dulunya kawasan tersebut ditanami bakau untuk mengantisipasi terjadinya abrasi.

“Jadi awalnya, bakau ditanam hanya untuk menahan abrasi sekitar 30 tahun lalu,” beber Aswar.

Namun belakangan mendapat perhatian pemerintah setempat, masyarakat dan beberapa stakeholders sehingga disulap menjadi destinasi yang menyejukkan.

Pada 2017, ketika Menteri Kelautan dan Perikanan berkunjung di kawasan ini melihat kondisi jembatan kayu untuk menelusuri hutan sudah mulai lapuk, memberikan bantuan dengan pembangunan jembatan kayu untuk melingkari hutan tersebut.

Tongke-tongke Destinasi Wisata Utama di Sinjai

Baca juga:

Ikuti kami: Facebook, Linkedin, Twitter, Instagram

Layar Terkini

Geolog Sebut Gempa Susulan Sulbar Selesai dalam Dua Pekan

Melihat dari kekuatan gempa utama di Sulbar, diperkirakan dalam kurun waktu dua pekan tidak lagi terjadi gempa susulan.

Berita Terkait