fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik, Ini Alasan Pemerintah

Promo

LAYAR.NEWS – Pemerintah menjadikan vaksin lanjutan atau booster sebagai syarat bagi pelaku perjalanan mudik lebaran.

Kebijakan ini menuai protes. Sejumlah masyarakat membandingkan kebijakan saat gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia atau MotoGP Mandalika 2022 pada 18-20 Maret lalu, dimana pengunjung tidak perlu booster.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan, hal tersebut berbeda kondisi. Pasalnya mudik merupakan aktivitas massal yang dilakukan puluhan jutaan orang di Indonesia secara bersamaan dalam waktu dekat.

Sementara, gelaran MotoGP masih dibatasi kapasitas penonton dan peserta MotoGP yang notabenenya WNA sudah diatur dalam sistem karantina bubble.

Baca juga:  Corona Meledak, Semua IGD di Jakarta Jadi Tempat Isolasi

“Karena mudik itu mobilitas yang bersamaan, bukan berkerumunannya,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi dikutip dari CNNIndonesia.com pada Jumat (25/3/2022).

Nadia menambahkan, prasyarat vaksinasi diperketat lantaran pemberian vaksin terbukti mampu menekan laju penularan di masyarakat baik itu Indonesia maupun global.

Contoh, lanjutnya, saat lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Hong Kong dan setelah diamati, capaian vaksinasi Hong Kong tinggi namun mayoritas menyasar warga non-lansia.

Baca juga:  Dinilai Tak Legowo, Ini Sindiran Pedas Ketua DPRD ke Rudy Djamaluddin

Sementara kasus rawat inap dan kematian di Hong Kong banyak terjadi pada golongan lansia. Berkaca pada kondisi itu, Kemenkes meminta agar seluruh pihak masih harus berhati-hati dan membekali diri lewat antibodi tambahan yang didapatkan dari vaksin primer hingga booster sebelum bertemu orang tua di kampung.

“Kita lihat kalau mudik dan Ramadan pergerakan itu terjadi pada lebih dari 35 juta orang, dan umumnya kalau mudik kita akan ke kerabat yang lebih tua, dan risiko pada kelompok ini besar terhadap kematian dan keparahan,” imbuhnya.

Baca juga:  Danny Pomanto dan Dirjen Kemendagri RI Rakor Kebijakan Pengelolaan Keuangan Daerah

Adapun pada aktivitas mudik lebaran mendatang, Kemenkes telah mengumumkan bagi warga pemudik yang sudah menerima vaksin virus corona booster, maka tidak perlu melampirkan hasil negatif pemeriksaan Covid-19 saat melakukan perjalanan mudik.

Sementara warga yang baru menerima vaksin dua dosis wajib melakukan pemeriksaan rapid test antigen, dan warga yang baru menerima vaksin Covid-19 satu dosis harus melampirkan hasil negatif Covid-19 dari tes PCR.

Baca berikutnya: Begini Cara Cek Tiket Vaksinasi Booster di Aplikasi PeduliLindungi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Info PDAM Kota Makassar

ADVERTISEMENT

Terkini

Wawali Makassar Hadiri Road Show Brand Fashion

Si.Se.Sa merupakan brand lokal Indonesia yang hadir dengan koleksi berbeda. Salah satu ciri khasnya adalah busana dengan model syar’i
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT