fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Bedah 60 Rumah Tak Layak Huni, Pemkab Bantaeng Kucurkan Rp2 Miliar

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NESW, BANTAENG – Pemerintah Kabupaten Bantaeng menargetkan akan memperbaiki 285 unit rumah tidak layak huni di Bantaeng. Pada tahap pertama, sebanyak 60 unit rumah akan diperbaiki di tiga kelurahan.

Hal itu diungkapkan sekretaris Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan Pemkab Bantaeng, Nur Arifin Maksud saat membuka peletakan batu pertama program bedah rumah bantuan swadaya penyediaan hunian baru layak di Kelurahan Lembang, Kecamatan Bantaeng, Jumat (26/08/2022).

Dia mengatakan, pada tahun ini Bantaeng akan mendapatkan kuota perbaikan dan bedah rumah sebanyak 285 unit.

ADVERTISEMENT

“Untuk tahap pertama ini, sebanyak 60 unit yang disebar di tiga kelurahan yaitu Kelurahan Lembang, Malilingi dan Bonto Rita,” jelas dia.

Baca juga:  Pelaksana APBD Tahun 2022, DPRD Makassar Gelar Rapat Komisi

Dia menambahkan, untuk program bedah rumah ini pemerintah mengucurkan anggaran Rp2 miliar untuk 60 rumah tersebut. Anggaran itu, berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan dana APBD Pemkab Bantaeng.

“Kita mengucurkan dana tidak dalam bentuk uang. Kita memberikan material dan ongkos tukang. Selebihnya, bedah rumah ini dikerjakan oleh penerima manfaat dengan membentuk kelompok kerja,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

Dia menambahkan, penentuan penerima manfaat ini melalui proses assesment yang cukup ketat. Menurutnya, penerima manfaat adalah orang miskin yang memang memiliki rumah yang tidak layak huni.

Lurah Lembang, Faradyta Tamara mengatakan, salah satu syarat penerima bantuan bedah rumah ini adalah mereka yang masuk dalam Data DTKS. Mewakili masyarakat Lembang, Faradyta mengaku berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Bantaeng yang telah membuat program ini.

Baca juga:  Dinas Perpustakaan Kota Makassar Dukung JPN Gelar Roadshow Literasi ke Sekolah

“Tentu masyarakat di Lembang berharap program ini bisa terus berlanjut ke tahun-tahun yang akan datang,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin juga hadir dalam peletakan pertama batu tanda dimulainya program bedah rumah tersebut. Dalam kesempatan itu, dia mengatakan, jika program ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakatnya.

“Ini adalah cerminan hadirnya pemerintah. Bahwa pemerintah hadir untuk memastikan masyarakat bisa lebih sejahtera,” jelas dia.

Dia mengatakan, ada berbagai macam aspek yang ingin dicapai dari program bedah rumah ini. Salah satunya adalah aspek kesehatan. Dia mengaku, aspek kesehatan ini sangat bergantung dengan kondisi rumah yang layak huni.

Baca juga:  Di Makassar, Tol Ini Dibangun Tanpa Pembebasan Lahan Segini Nilainya

“Salah satu aspek yang ingin kita kejar adalah kesehatan. Kalau masyarakat kita sehat, maka kita akan semakin produktif,” jelas dia.

Dia juga berharap, program bedah rumah ini dapat digunakan sebagaimana mestinya untuk warga Bantaeng. Dia berjanji, program bedah rumah ini akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.

“Yang kita lakukan ini juga wujud dari kebersamaan. Kita bisa membedah rumah ini berkat kebersamaan yang kita jaga selama ini,” jelas dia.

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Nelayan yang Hilang di Perairan Bulukumba Ditemukan, Begini Kronologinya

LAYAR NEWS, Makassar - Tim SAR gabungan berhasil menemukan nelayan yang sempat dinyatakan hilang karena tak kembali ke rumah...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT