fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Redakan Stres Usai Pemilu 2024 dengan Terapi Religi

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS, Makassar –  Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024, telah usai. Diketahui, pada 14 Februari, seluruh masyarakat Indonesia yang punya hak suara telah menyalurkan hak pilihnya untuk menentukan siapa pemimpin yang ideal menurut persepsi masing-masing. 

Dalam setiap kompetisi selalu ada pihak yang diputuskan menang, dan ada pula yang diputuskan kalah. Setiap pihak yang mendapatkan hasil akhir dari kompetisi itu perlu untuk menerima kedua keputusan itu dengan bijak. Jikapun ada yang membutuhkan klarifikasi atau peninjauan ulang, tentu ditempuh dengan cara yang elegan dan tidak menimbulkan efek destruktif.

Begitu juga pemilihan umum (Pemilu), di setiap Pemilu selalu ada berita tentang tim sukses hingga calon legislatif yang merasa stres hingga depresi ketika keputusan final telah ditetapkan. Lalu bagaimana terapi Islami dan mandiri pada mereka yang menghadapi keputusan yang kurang memuaskan?

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Salip Jauh Partai Lainnya, Penanda Kembalinya Kejayaan PAN di Maros

Dilansir dari laman resmi Muhammadiyah.or.id, Sabtu, 17 Februari 2024, berikut terapi religi yang dapat meredakan stres:

Pertama, Berprasangka Baik Kepada Allah

Berprasangka baik, mengembalikan semua permasalahan kepada Allah adalah kunci mendasar untuk menenangkan diri. Karena semua yang terjadi di dunia ini atas izin Allah, dengan semua pengetahuan-Nya dan kebijakan-Nya. Sedangkan manusia tidak mampu menjangkau hikmah di balik semua peristiwa itu kecuali setelah terjadinya dengan merenung dan memikirkannya dengan tenang.

ADVERTISEMENT

Kedua, Banyak Berdo’a dan Berdzikir

Memperbanyak istighfar, berdzikir, berdo’a dan membaca Al-Qur’an adalah salah satu cara terbaik bagi seorang muslim untuk menenangkan diri dan memandang semua kejadian dengan lebih baik. Menepi sejenak untuk menenangkan diri dalam kegiatan untuk mengasah batin itu perlu. Atau setidaknya sering memperdengarkan murottal Al-Qur’an.

Baca juga:  Strategi Jitu STY Bawa Timnas Indonesia U-23 Melaju ke Semifinal Piala Asia 2024

Ketiga, Aktivitas Fisik Rutin

ADVERTISEMENT

Aktifitas rutin seperti jalan kaki, olah raga, bersih-bersih rumah adalah salah satu cara yang baik untuk menenangkan diri. Terlebih lagi dengan berolahraga yang meningkatkan hormon endorfin yang dapat mengurangi rasa sakit,  menambah energi positif dan memperbaiki suasana batin dan hormon dopamin untuk merangsang rasa bahagia.

Keempat, Tetap Bersosialisasi dengan Siapapun

Dalam kondisi tertekan, seseorang membutuhkan dukungan dari orang-orang yang memberikan respon positif kepadanya. Maka perlu untuk tetap bersosialisasi, berkomunikasi dan berdialog dengan orang-orang dekat agar mendapat dukungan positif yang baik, hingga membantu untuk menghadapi tekanan yang timbul setelah Pemilu. Terlebih jika mereka adalah orang-orang yang memang tepat untuk membantu.

Baca juga:  Banyak Perbedaan Awal Puasa di Indonesia, Begini Pesan Kemenag

Kelima, Fokus Untuk Menjalani Hidup Seperti Biasa

Walaupun perkara politik memang suatu hal yang serius dan mempertaruhkan banyak hal, dunia ini tetap berjalan seperti biasanya. Pekerjaan, organisasi, dan kewajiban-kewajiban lain tetap menjadi tanggung jawab masing-masing. Mengungkit masalah yang sebenarnya sudah usai akan menjadikan tekanan dan masalah itu menjadi awet dan seolah belum usai. (Muhammad Utama Al Faruqi).

(Sumber foto: scene7.com)

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Tiga Nama Calon Bupati Takalar Bersaing Dapatkan Rekomendasi PPP

Layar.news, Takalar - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Takalar bakal segera mengeluarkan surat rekomendasi dukungan calon bupati Takalar.Ketua DPC PPP...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT