fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Suarakan Nasib Nelayan, Mahasiswa Serbu Kantor Bupati Pangkep

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa mengatasnamakan Pemuda Pemerhati Nelayan Indonesia melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Pangkep pada Rabu (08/04/2021).

Aksi tersebut dilakukan lantaran mereka kecewa terhadap Bupati Pangkep yang dianggap tidak serius menangani permasalahan nelayan di Pangkep.

“Hasil aksi yang kami lakukan tidak menemukan titik temu karena pasca aksi kami tidak di temui oleh pemerintah daerah dalam hal ini bapak bupati, kami sangat kecewa terhadap pemerintah daerah dalam hal ini bupati Pangkep yang tidak serius mengatasi persoalan masyarakat nelayan kabupaten Pangkep” ujarnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  Polres Pangkep Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Pallawa 2023

Ia menegaskan, pasca pembubaran diri aksi tersebut, pihaknya akan melakukan konsolidasi Akbar untuk melakukan aksi susulan.

“Kami akan menggalang kekuatan besar dalam waktu dekat untuk kembali turun kejalan menyuarakan aspirasi nelayan di kabupaten Pangkep,” tegasnya.

Koordinator mimbar, Suskadi mengatakan, dalam aksinya pihaknya menuntut Pemerintah Daerah Pangkep untuk memperhatikan nasib para nelayan di Pangkep.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  BMKG Gelar Sekolah Lapang Cuaca untuk Nelayan dari Pangkep

“Kami hadir menyuarakan aspirasi dengan membawa tuntutan aksi,” terangnya.

Selain di kantor Bupati pihaknya juga tuntun aksi di perempatan taman musafir dan depan kantor Polres kab. Pangkep.

Mereka juga menuntut Polres Pangkep segera mengusut kasus Destruktif Fhising di Kabupaten Pangkep.

ADVERTISEMENT

Adapun tuntutan mereka yakni:

  • Pemerintah daerah Kabupaten Pangkep jangan tutup mata kepada nelayan di kabupaten Pangkep.
  • Pemda Harusnya menjalankan tupoksinya sesuai dengan UU No. 07 tahun 2016.
  • Menuntut Pemda agak dapat memaksimalkan pelayanan terhadap masyarakat nelayan, seperti pembuatan kartu nelayan, surat-surat kapal serta kebutuhan nelayan lainnya.
  • Polres Pangkep harus mengusut tuntas kasus Destruktif Fhising di Kabupaten Pangkep.
Baca juga:  Korban Gempa di Pulau Karampuan Seberangi Laut Ambil Bantuan ke Mamuju

Baca berikutnya: Banjir Bandang NTT, Begini Kondisi Terkininya

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Grand Opening Modena Home Center di Rolling Hills Makassar

Modena Home Center membuka cabang baru di Kota Makassar
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT