fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Jangan Asal Lakukan Teknik Proning, Perhatikan Hal Berikut

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS – Teknik proning bisa menjadi bantuan untuk meningkatkan oksigen pada pengidap Covid-19. Namun, teknik Proning hanyalah bantuan sementara sambil menunggu bantuan medis.

Teknik proning bukan hanya sekadar melakukan tengkurap. Untuk mendapatkan manfaatnya, teknik ini harus dilakukan tepat. Lihat caranya di sini.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat melakukan teknik proning. Berikut antara lain seperti dikutip dari Halodoc:

ADVERTISEMENT
  • Hindari tengkurap selama satu jam setelah makan.
  • Pertahankan proning hanya sebanyak yang bisa ditoleransi dengan mudah.
  • Seseorang diperbolehkan tengkurap hingga 16 jam sehari, dalam beberapa siklus, jika merasa nyaman.
  • Bantal bisa disesuaikan sedikit untuk mengubah area tekanan dan untuk kenyamanan.
  • Pantau setiap luka tekan atau cedera, terutama di sekitar tonjolan tulang.
Baca juga:  Sederet Manfaat Rutin Minum Air Putih yang Sayang Dilewatkan

Teknik proning tidak dapat diterapkan pada beberapa orang. Tindakan bantuan proning harus dihindari jika:

  • Sedang hamil.
  • Trombosis vena dalam (diobati dalam waktu kurang dari 48 jam).
  • Memiliki masalah jantung.
  • Fraktur tulang belakang, tulang paha, atau panggung yang tidak stabil.

Untuk itu, sebelum melakukan teknik proning saat isolasi mandiri atau sedang menunggu kesediaan alat bantu pernapasan, harus memperhatikan kondisi kesehatan terlebih dulu. Sebaiknya diskusikan dengan dokter melakukannya.

Baca juga:  Berhenti Minum Kopi, Ini 5 Manfaat yang Akan Kamu Rasakan

Baca berikutnya: Kenapa Virus Corona Banyak Varian? Ini Penjelasannya

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

BK DPRD Sulsel Klarifikasi Calon Komisioner KPID Dugaan Pelanggaran PKPI 

Badan Kehormatan (BK) DPRD Sulsel terus bergerak memproses dugaan pelanggaran aturan seleksi Calon Anggota KPID yang dilaksanakan Komisi A dengan memanggil sejumlah calon komisioner untuk diminta klarifikasi
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT