fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Syahrul Yasin Limpo Ditetapkan Tersangka, KPK Kumpulkan Bukti

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR NEWS — KPK akan segera melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). Kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan.

Salah satu yang turun akan diperiksa yakni Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Selain terhadap SYL, KPK memastikan siapa saja yang mengetahui kasus tersebut akan turut dipanggil penyidik.

Plt juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan, saat ini tim penyidik tengah fokus pengumpulan alat bukti terlebih dahulu, dalam hal penggeledahan. Setelah itu baru akan dilakukan analisis dan kemudian dikonfirmasi ke sejumlah pihak terkait dalam pemeriksaan.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  KPK Sita 3 Koper Diduga Barang Bukti di Kantor Dinas PU Sulsel

“Sekaligus menjawab pertanyaan tadi, apakah akan dilakukan pemanggilan baik itu terhadap tersangka atau saksi, iya. Dalam proses penyelesaian sebuah perkara dari laporan masyarakat penyelidikan dan penyidikan, tentu diawali dengan pengumpulan informasi data dan bukti terlebih dahulu,” kata Ali kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jumat 29 September 2023.

“Setelah kami kumpulkan semuanya akan kami konfirmasi ke para saksi untuk hadir ke KPK dan diperiksa,” tambahnya.

Ali berharap, baik tersangka maupun saksi yang akan dipanggil agar kooperatif. Tujuannya agar perkara yang tengah diusut KPK ini semakin terang benderang.

ADVERTISEMENT

“Jadi siapa pun yang diduga mengetahui seluruh perbuatan para tersangka ini kami pastikan akan dipanggil jadi saksi. Dan kami harap pada kesempatan ini siapa pun yang dipanggil oleh penyidik kami harapkan kooperatif hadir,” imbuh Ali.

Baca juga:  KPK Geledah Kantor Gubernur, Ini Tanggapan Bijak Andi Sudirman

Kasus di Kementan yang tengah diusut KPK ini diduga terkait dugaan pemerasan dalam jabatan. Sudah ada tiga pihak yang ditetapkan tersangka, termasuk SYL.

Namun KPK belum secara resmi mengumumkan mereka sebagai tersangka. Ali hanya mengatakan bahwa mereka dijerat dengan Pasal 12 e UU Tipikor.

ADVERTISEMENT

Dalam penyidikan kasus ini, KPK telah menggeledah rumah dinas SYL dan kantor Kementan Pertanian di bilangan Ragunan. Dari giat di rumah SYL tersebut, KPK mengamankan uang senilai puluhan miliar yang terdiri dari pecahan mata uang asing dan rupiah.

Baca juga:  Pj Gubernur Sulsel Pastikan, Layanan Kesehatan di RS dan Puskesmas Tetap Jalan Meski Cuti Lebaran

KPK juga mengamankan 12 pucuk senjata api yang kemudian diserahkan ke kepolisian.

SYL belum berkomentar soal penggeledahan dan temuan uang-senpi ini. Dia juga belum memberikan tanggapan soal penetapan dirinya sebagai tersangka.

Saat ini, politisi NasDem yang sekaligus mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu, tengah berada di Spanyol. Kunjungan Dinas Menteri Pertanian. Dalam proses penyelidikan, SYL sudah pernah dipanggil dan diperiksa KPK. Saat itu dia mengatakan sudah memberikan keterangan dengan baik kepada penyidik

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Tiga Nama Calon Bupati Takalar Bersaing Dapatkan Rekomendasi PPP

Layar.news, Takalar - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Takalar bakal segera mengeluarkan surat rekomendasi dukungan calon bupati Takalar.Ketua DPC PPP...
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT