fbpx
No menu items!
ADVERTISEMENT

Tim Epidemiolog Makassar Minta Vaksinasi Anak Dipercepat

Promo

ADVERTISEMENT

LAYAR.NEWS, MAKASSAR – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan Indonesia sudah mulai memasuki gelombang tiga virus corona (Covid-19). Kondisi itu ditandai dengan mulai naiknya kasus Covid-19 harian di Indonesia dalam sepekan terakhir.

Tren kasus harian di Kota Makassar juga mulai merangkak naik. Dari 3-5 kasus kini menembus angka puluhan.

Ketua Tim Epidemiologi Covid-19 Kota Makassar, Ansariadi mengingatkan bahwa anak usia Sekolah Dasar (SD) atau kisaran 6-11 tahun lebih rentan terpapar Covid-19.

ADVERTISEMENT

Hal ini menurutnya perlu menjadi perhatian ekstra. Pasalnya, vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Kota Makassar masih rendah. Sementara vaksin sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya tahan tubuh anak-anak menghadapi Covid-19.

Baca juga:  Sekolah Tatap Muka di Makassar Belum Pasti

“Vaksin ini sangat dibutuhkan, walaupun memang tidak menjamin tidak terkena virus, tapi saat terkena virus tingkat kematian lebih rendah dibandingkan dengan orang yang belum divaksin,” ujar Ansariadi.

Maka, Ansar meminta kepada Dinas Pendidikan dan Dinas kesehatan Kota Makassar untuk terus menggenjot cakupan vaksinasi anak usia 6 sampai 11 tahun di Kota Makassar.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  DPRD Makassar dan Pemkot Tetapkan APBD-P 2022

“Kita perlu edukasi kepada orang tua. Karena di suatu sekolah hampir 50 persen anaknya menolak divaksin. Karena sebagian besar orang tua termakan informasi hoax,” ungkapnya.

Lanjut, upaya pemerintah meyakinkan orang tua anak, terkadang kalah dengan berita hoax yang tersebar di masyarakat terkait vaksin. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan edukasi kepada orang tua anak.

“Kita harus sampaikan bahwa vaksinasi yang kita lakukan tidak ada bedanya dengan vaksinasi yang anak anak kita lakukan waktu bayi. Waktu baru lahir anak kita disuntik yang namanya imunisasi BCG itu tidak ada bedanya dengan vaksin Covid 19,” paparnya.

ADVERTISEMENT
Baca juga:  5 Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi

Dia menambahkan perlu juga disampaikan kepada masyarakat bahwa Covid-19 itu ada dan nyata. Salah satu cara melawannya dengan melakukan vaksin.

“Perlu disampaikan bahwa apa yang kita lakukan sekarang adalah ikhtiar, tetap berdoa dan selalu ada usaha. Usaha ini dengan vaksin lengkap khususnya anak-anak,” tutupnya.

Baca berikutnya: Kasus Covid-19 Melandai, Danny Pomanto Tetap Waspada Omicron

ADVERTISEMENT

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ADVERTISEMENT

Terkini

Jadwal Lengkap Piala Presiden 2024

Turnamen pramusim paling dinanti di Indonesia, Piala Presiden 2024, akan segera dimulai pada 19 Juli 2024.
ADVERTISEMENT

Populer

Berita Terkait

ADVERTISEMENT